Sinagoga Kanada Terima Ancaman Anti-semit

Kompas.com - 20/12/2017, 12:24 WIB
Ilustrasi Sinagoga ThinkstockIlustrasi Sinagoga
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MONTREAL, KOMPAS.com - Sinagoga di dua kota terbesar Kanada, MOntreal dan Toronto, dilaporkan menerima pesan anti-semit saat permulaan perayaan Hanukkah Selasa (19/12/2017).

Jurubicara Kepolisian Montreal, Benoit Boisselle berkata, dua sinagoga di Montreal menerima pesan "ujaran kebencian".

"Saat ini, kami tengah menggelar investigasi untuk menyelidiki kasus ini," ucap Boisselle dilansir dari AFP Rabu (20/12/2017).

Selain di Montreal, pesan anti-semit juga ditemukan di sinagoga Toronto, Ontario, dan di Alberta.

Baca juga : Ulama Saudi: Umat Muslim Boleh Beribadah di Gereja dan Sinagoga

Rata-rata pesan kebencian tersebut bernada "Yahudi Harus Musnah" disertai dengan lambang swastika, serta lambang Daud yang digambar menggunakan darah.

Presiden B'nai Brith Kanada, lembaga yang memastikan keamanan orang Yahudi di seluruh dunia, Michael Mostryn menyatakan, swastika itu juga ditemukan di dinding universitas, dan bangunan umum.

"Hari ini, kami mengutuk simbol rasis dan kebencian yang muncul di tempat ini," ujar Mostryn.

Kepolisian Montreal melanjutkan, serangan rasisme juga terjadi di masjid, sementara barisan ultra sayap kanan menggelar protes di Quebec menentang aturan imigrasi Kanada.

Baca juga : Masjid Terbakar, Warga Yahudi Pinjamkan Sinagoga untuk Umat Islam



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X