10 Orang Tewas Terinjak saat Iringi Pemakaman Politisi Bangladesh

Kompas.com - 18/12/2017, 18:59 WIB
Keluarga korban menangisi anggota keluarga mereka yang meninggal akibat berdesak-desakan saat menghadiri upacara pemakaman politisi Bangladesh, Mohiuddin Chowdhury, di Chittagong, Senin (18/12/2017). AFPKeluarga korban menangisi anggota keluarga mereka yang meninggal akibat berdesak-desakan saat menghadiri upacara pemakaman politisi Bangladesh, Mohiuddin Chowdhury, di Chittagong, Senin (18/12/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

CHITTAGONG, KOMPAS.com - Setidaknya 10 orang tewas dan puluhan luka-luka saat menghadiri upacara pemakaman seorang politisi senior yang disegani di Bangladesh.

Mohiuddin Chowdhury, politisi senior dari partai berpengaruh Liga Awami sekaligus wali kota Chittagong selama tiga periode meninggal dunia pada Jumat (15/12/2017).

Upacara pemakaman pun digelar di Chittagong pada Senin (18/12/2017) dengan dihadiri puluhan ribu warga dan juga pendukungnya.


Massa yang berdesakan dan tak beraturan menyebabkan sejumlah orang terjebak dan terinjak-injak di tengah kerumunan.

Baca juga: Anak Etnis Rohingya di Kamp Pengungsi Bangladesh Alami Malnutrisi

"Sampai saat ini kita baru memastikan korban tewas 10 orang," kata Kepala Kepolisian Chittagong, Iqbal Bahar kepada AFP.

"Namun jumlah korban tewas bisa saja bertambah karena beberapa korban diketahui luka parah," ujar petugas polisi lainnya Mohammad Alauddin menambahkan.

Polisi terpaksa menggunakan pemukul untuk membubarkan massa yang bergerombol dan menghalangi rombongan pengangkut jenazah.

Mendiang Mohiuddin Chowdhury dikenal sebagai politisi yang disegani di Bangladesh.

Setelah meninggal, pihak keluarga dan juga partai Liga Awami menggelar upacara pemakaman yang meriah, menarik setidaknya 100 ribu warga berkumpul di sejumlah lokasi.

Baca juga: Dijual, Perempuan Rohingya Jadi Budak Seks di Bangladesh

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X