Ketika The Simpsons Ejek Trump demi Kemanusiaan

Kompas.com - 18/12/2017, 13:32 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, Senin (20/11/2017). SAUL LOEB / AFPPresiden AS Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, Senin (20/11/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kartun sitkom populer di Amerika Serikat ( AS), The Simpsons, sering sekali mengejek Presiden Donald Trump.

Pada 2000, mereka pernah meluncurkan episode dimana Trump menjadi presiden, yang menjadi kenyataan 16 tahun kemudian, dan membawa AS menuju kebangkrutan.

Kamis (14/12/2017), The Simpsons kembali menampilkan sosok Trump dalam episode "Mueller Meets Trump".

Namun, kali ini, The Simpsons mengejek Trump untuk menampilkan pesan kemanusiaan.

Dilaporkan Daily Mirror Minggu (17/12/2017), adegan dibuka dengan ketua tim investigasi keterlibatan Rusia dalam pilpres AS 2016, Robert Mueller, masuk ke dalam mobil presidensial.

Baca juga : CIA Bantu Rusia Cegah Teror, Putin Ucapkan Terima Kasih ke Trump

Mueller dibawa ke Trump Hotel, dan masuk melalui pintu belakang dengan tulisan "Russian Welcome".

Di sana, Trump telah menunggu dan berkata bahwa dia tidak akan memecat Mueller.

Sebaliknya, Trump berkata bahwa dia ingin membagi sesuatu dengan eks Direktur Biro Intelijen Federal (FBI) tersebut sembari menekan tuas di sebelah kanannya.

Sejurus kemudian, setumpuk besar uang jatuh di hadapan Trump dan Mueller.

Dalam dialognya, Trump berkata bahwa uang itu senilai 750 juta dolar AS, atau sekitar Rp 10,1 triliun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X