Kompas.com - 18/12/2017, 11:37 WIB
Tentara dan polisi Mesir berjaga di luar Katedral Ortodok Koptik Santo Markus di pusat kota Kairo, Mesir, beberapa jam sebelum kunjungan Paus Fransiskus 28 April 2017. (AFP/Thomas Coex) Tentara dan polisi Mesir berjaga di luar Katedral Ortodok Koptik Santo Markus di pusat kota Kairo, Mesir, beberapa jam sebelum kunjungan Paus Fransiskus 28 April 2017. (AFP/Thomas Coex)
|
EditorVeronika Yasinta


KAIRO, KOMPAS.com - Pemerintah Mesir menaikkan tingkat keamanan pada level tertinggi terkait penjagaan di gereja menjelang Natal, untuk mencegah terjadinya serangan teror.

Dilansir dari Xinhua yang mengutip kantor berita Timur Tengah, MENA, Menteri Dalam Negeri Mesir, Magdi Abdel Ghaffar menginstruksikan pejabatnya untuk menaikkan tingkat keamanan di sekitar gereja dan fasilitas vital lainnya.

Patroli keamanan juga akan akan diturunkan ke jalan untuk mengamankan perayaan Natal.

Kebijakan itu diambil setelah teror menyerang masjid di Sinai Utara pada 24 November 2017. Dalam insiden tersebut, 310 orang tewas dan 120 lainnya luka-luka.

Baca juga : Korban Tewas Serangan di Masjid Mesir Capai 305 Orang

Serangan pada Jumat siang itu merupakan peristiwa teror paling mematikan dalam sejarah modern Mesir, dan yang pertama kali terjadi di masjid.

Sebelumnya, serangan teror di Mesir biasanya menargetkan polisi dan anggota militer, hingga kemudian menyebar secara nasional, termasuk menyerang kelompok minoritas.

Teroris pernah menyerang dua gereja Koptik di kota Tanta dan Alexandria pada awal April 2017. Sebanyak 47 orang tewas, dan 106 orang mengalami luka.

Baca juga : 25 Korban Ledakan Bom Gereja Mesir Dimakamkan

Mesir telah berperang melawan gelombang aktivitas teror yang juga menewaskan ratusan polisi dan tentara, sejak militer menggulingkan mantan presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013.

Kelompok ekstremis yang merupakan loyalis ISIS di Sinai mengklaim sebagian besar serangan yang terjadi di Mesir berasal dari anggotanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.