Berita Foto: Saat Pesawat Luar Angkasa Soyuz MS-07 Diluncurkan

Kompas.com - 17/12/2017, 23:15 WIB
Pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz MS-07 membawa anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 54/55 meluncur menuju stasiun ISS dari tempat peluncuran yang disewa Rusia, Baikonur Cosmodrome, pada 17 Desember  2017. Tiga awak antariksawan berada di pesawat tersebut yaitu astronaut NASA Scott Tingle beserta rekannya Anton Shkaplerov dari agen ruang angkasa Rusia Roscosmos dan Norishege Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency.  Misi mereka akan berlangsung selama 6 bulan di International Space Station.KIRILL KUDRYAVTSEV Pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz MS-07 membawa anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 54/55 meluncur menuju stasiun ISS dari tempat peluncuran yang disewa Rusia, Baikonur Cosmodrome, pada 17 Desember 2017. Tiga awak antariksawan berada di pesawat tersebut yaitu astronaut NASA Scott Tingle beserta rekannya Anton Shkaplerov dari agen ruang angkasa Rusia Roscosmos dan Norishege Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency. Misi mereka akan berlangsung selama 6 bulan di International Space Station.

BAIKONUR, KOMPAS.com - Pesawat luar angkasa Rusia yang membawa tiga astronaut asal Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia, sukses diluncurkan pada Minggu (17/12/2017).

Pesawat luar angkasa Soyuz MS-07 meluncur dari kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, pukul 13.21 waktu setempat. Kosmodrom Baikonur merupakan fasilitas peluncuran luar angkasa tertua dan terbesar yang masih beroperasi di dunia.

Pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz MS-07 membawa anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 54/55, meluncur menuju stasiun ISS dalam peluncuran di Baikonur cosmodrome pada 17 Desember 2017. KIRILL KUDRYAVTSEV Pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz MS-07 membawa anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 54/55, meluncur menuju stasiun ISS dalam peluncuran di Baikonur cosmodrome pada 17 Desember 2017.
Dilansir dari AFP, tiga antariksawan yang dikirim untuk menjalan misi enam bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS) adalah Scott Tingle dari NASA, Anton Shkaplerove dari Roscosmos, dan Norishige Kanai dari Badan Eksplorasi Ruang Agkasa Jepang.

Pesawat luar angkasa Soyuz MS-07 membawa anggota dari ekspesisi International Space Station (ISS) meluncur menuju ISS dari lokasi peluncuran Baikonur Cosmodrome pada Minggu (17/12/2017).AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV Pesawat luar angkasa Soyuz MS-07 membawa anggota dari ekspesisi International Space Station (ISS) meluncur menuju ISS dari lokasi peluncuran Baikonur Cosmodrome pada Minggu (17/12/2017).
Badan Antariksa Rusia melaporkan penerbangan menuju ISS biasanya memakan waktu sekitar enam jam, namun karena posisi stasiun di angkasa saat ini mengharuskan trio itu menggunakan rute memutar dengan waktu tempuh dua hari. (AFP/Veronika Yasinta)

Baca juga : Bawa Tiga Astronaut, Pesawat Luar Angkasa Soyuz MS-07 Sukses Meluncur

Berikut ini foto-foto lainnya sesaat sebelum dan saat peluncuran Soyuz MS-07:

Para anggota International Space Station (ISS) expedition 53/54, astronaut NASA Scott Tingle (kanan), Roscosmos kosmonaut Anton Shkaplerov (tengah), dan Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), melambaikan tangan saat seremoni pelepasan mereka di Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan pada 17 Desember 2017.
NASA astronaut Scott Tingle and crewmates Anton Shkaplerov of the Russian space agency Roscosmos and Norishege Kanai of the Japan Aerospace Exploration Agency were expected to lift off in the Soyuz MS-07 spacecraft from the Baikonur Cosmodrome. / AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEVAFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV Para anggota International Space Station (ISS) expedition 53/54, astronaut NASA Scott Tingle (kanan), Roscosmos kosmonaut Anton Shkaplerov (tengah), dan Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), melambaikan tangan saat seremoni pelepasan mereka di Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan pada 17 Desember 2017. NASA astronaut Scott Tingle and crewmates Anton Shkaplerov of the Russian space agency Roscosmos and Norishege Kanai of the Japan Aerospace Exploration Agency were expected to lift off in the Soyuz MS-07 spacecraft from the Baikonur Cosmodrome. / AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV

Anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 53/54, Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), saat mengenakan baju antariksawan di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, 17 Desember 17, 2017.AFP PHOTO/KIRILL KUDRYAVTSEV Anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 53/54, Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), saat mengenakan baju antariksawan di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, 17 Desember 17, 2017.

Raut muka salah satu anggota International Space Station (ISS) expedition 53/54, Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), saat sedang mengetes baju antariksawan di Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan awal Desember 2017.AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV Raut muka salah satu anggota International Space Station (ISS) expedition 53/54, Norishige Kanai dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), saat sedang mengetes baju antariksawan di Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan awal Desember 2017.

Soyuz MS-07 diambil fotonya saat para anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 53/54 memasuki pesawat, sebelum peluncuran di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, 17 Desember 2017.SHAMIL ZHUMATOV Soyuz MS-07 diambil fotonya saat para anggota International Space Station (ISS) ekspedisi 53/54 memasuki pesawat, sebelum peluncuran di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, 17 Desember 2017.

Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-07 saat diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome pada 17 Desember 2017.AFP PHOTO/KIRILL KUDRYAVTSEV Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-07 saat diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome pada 17 Desember 2017.



EditorAmir Sodikin
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional

Close Ads X