Kompas.com - 17/12/2017, 16:57 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


QUETTA, KOMPAS.com - Bom bunuh diri menyerang Gereja Metodis di kota Quetta, sebelah barat daya provinsi Balochistan, Pakistan, pada Minggu (17/12/2017). Setidaknya, lima orang tewas dan 15 orang terluka dalam insiden itu.

Dilansir dari AFP, dua orang mencoba melakukan bom bunuh diri pada kebaktian Minggu, tepat sepekan sebelum perayaan hari Natal.

Pejabat senior kepolisian Quetta, Abdul Razzaq Cheema mengatakan jumlah korban tewas tersebut telah dikonfirmasi oleh kementerian terkait.

Menurut keterangannya, petugas kepolisian telah mencegat dan menembak satu pembom di luar gereja, namun penyerang kedua dapat masuk ke pintu utama gereja, tempat di mana dia meledakkan diri.

Baca juga : Kedubes China di Pakistan Peringatkan Potensi Serangan Teror

Laman Al Jazeera mewartakan, kepala kepolisian tingkat provinsi, Moazzam Jah Ansari mengatakan penyerang yang lainnya mengalami luka oleh serangan polisi dan tewas.

"Kami telah mengamankan area di sekitar gereja, dan sekarang kami mengamankan area pinggiran yang lebih jauh," katanya.

Saksi mata melaporkan adanya tembakan senjata di lingkungan sekitar gereja, saat polisi berupaya mengamankan area.

"Orang-orang melarikan diri ke sudut-sudut gereja. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Seragan itu terjadi begitu tiba-tiba," kata seorang jemaat gereja.

Baca juga : Pakistan dan Arab Saudi Gelar Latihan Gabungan Anti-teroris

Sekitar 250 orang biasanya menghadiri kebaktian di gereja tersebut pada setiap Minggu.Namun, momen mendekati Natal, jumlah jemaat diperkirakan semakin banyak.

Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Provinsi Balochistan, berbatasan dengan Iran dan Afganistan, merupakan wilayah paling bergejolak di Pakistan karena dilanda konflik ekstremis, kekerasan sektarian, dan pemberontakan separatis.

Baca juga : Pelaku Penembakan Sekolah Pakistan Ditembak Sebelum Meledakkan Diri

Bulan lalu, serangan bom bunuh diri yang menargetkan tentara membunuh setidaknya empat orang dan melukai 15 lainnya.

Awal November 2017, seorang pejabat senior polisi juga tewas dalam serangan serupa. Sementara pada Oktober 2017, 7 orang petugas polisi tewas dalam peristiwa bom di pinggir jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.