Pakar Terorisme Peringatkan Ancaman dari Pejuang Asing ISIS

Kompas.com - 16/12/2017, 19:12 WIB
Pasukan Irak melancarkan serangan ke arah sasaran militan ISIS dari pinggiran Tal Afar, Minggu (20/8/2017). Pada Sabtu (26/7/2017), pasukan Irak mengumumkan telah menguasai pusat kota dan merebut benteng bersejarah di Tal Afar.

 
Reuters via Voice of AmericaPasukan Irak melancarkan serangan ke arah sasaran militan ISIS dari pinggiran Tal Afar, Minggu (20/8/2017). Pada Sabtu (26/7/2017), pasukan Irak mengumumkan telah menguasai pusat kota dan merebut benteng bersejarah di Tal Afar.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sejumlah pakar terorisme memperingatkan ancaman kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) masih belum berakhir.

Ancaman yang paling nyata menurut pakar itu berasal dari anggota asing ISIS.

Kantor berita AFP mewartakan Sabtu (16/12/2017), tercatat 40.000 orang dari berbagai negara datang ke Irak dan Suriah ketika ISIS mendeklarasikan diri 2014.

Dari jumlah tersebut, dipercaya hanya tinggal ratusan anggota asing ISIS yang masih berjuang untuk mempertahankan diri di Suriah maupun Irak.

Namun, Direktur Pusat Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Internasional Rand Corporation, Seth Jones, percaya jumlah yang selamat masih sangat banyak.

Baca juga : Intelijen Rusia Ungkap Sel ISIS yang Berencana Serang St Petersburg

"Isu utama adalah berapa jumlah pasti yang tewas? Berapa jumlah mereka yang masih berkeinginan bertempur atau menyerah? Saya tidak yakin kami punya jawabannya," kata Jones.

Jones pantas untuk khawatir. Sebab, jumlah anggota asing ISIS yang selamat maupun melarikan diri dari medan perang rata-rata sudah memiliki kemampuan tempur.

"Baik itu cara memegang senjata, menganalisa perang, maupun membuat bom," papar Jones.

Menunggu Waktu yang Tepat
Pakar terorisme dari Universtas Georgetown Amerika Serikat (AS), Bruce Hoffman, dalam konferensi Rabu (13/12/2017), memperkirakan anggota asing yang keluar dari zona perang mencapai ribuan orang.

"Kebanyakan dari mereka bersembunyi di Balkan. Mereka sengaja menahan diri, dan menunggu waktu yang tepat sebelum menyusup ke seluruh Eropa," tutur Hoffman.

Sementara Thomas Sanderson dari Pusat Studi Rencana Ancaman Strategis Trans-nasional dan Internasional memaparkan, beberapa anggota asing ISIS bergerak menuju zona perang lain.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X