Keluarga Miss Irak Harus Meninggalkan Negerinya, Kenapa?

Kompas.com - 15/12/2017, 18:47 WIB
Miss Israel Adar Gandelsman dan Miss Irak Sarah Idan yang melakukan swafoto (selfie) bersama demi perdamaian dunia. IG @Adar_GandelsmanMiss Israel Adar Gandelsman dan Miss Irak Sarah Idan yang melakukan swafoto (selfie) bersama demi perdamaian dunia.
|
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Keluarga Sarah Idan, wakil Irak di ajang Miss Universe tahun ini dikabarkan terpaksa meninggalkan negerinya.

Mereka harus pergi setelah foto Sarah bersama dengan Miss Israel, Adar Gandelsman bulan lalu memicu kemarahan warga di Baghdad.

Keduanya berfoto bersama saat bertemu di Las Vegas, AS dan foto itu diunggah ke akun Instagram Sarah Idan sebagai upaya mempromosikan "perdamaian dan cinta".

Kabar tentang keluarga Sarah Idan ini disampaikan Gandelsman kepada sejumlah media di Israel.

Baca juga : Saat Miss Irak dan Miss Israel Selfie Bersama

Gandelsman mengatakan, banyak orang mengancam akan mencopot gelar Miss Irak hingga membunuhnya jika tak menghapus foto tersebut.

"Mereka sangat ketakutan hingga mereka harus meninggalkan Irak hingga suasana mereda," ujar Gandelsman seperti dikutip harian Times of Israel.

Sarah Idan, yang kini tinggal di Amerika Serikat, telah memutuskan untuk mengunggah foto tersebut untuk menunjukkan bahwa peluang untuk hidup berdampingan amat terbuka.

Sebanyak lebih dari 3.600 "likes" diberikan untuk foto tersebut. Namun, foto itu juga memicu kecaman dari warga negeri yang tak pernah mengakui keberadaan Israel itu.

Sarah Idan bukannya diam saja, dia menanggapi berbagai komentar miring itu.

Dia mengatakan, Gandelsman berharap pada suatu hari negara mereka akan berdamai sehingga anak-anaknya tak perlu mengikuti wajib militer.

"Foto ini bukan berarti saya mendukung kebijakan pemerintah Israel terhadap negara-negara Arab. Saya meminta maaf jika foto ini dianggap penghinaan terhadap Palestina," ujar Sarah.

Baca juga : Foto Selfie Miss Israel Bikin Gempar Lebanon

Sarah Idan, lahir dan dibesarkan di Baghdad. Saat pasukan AS melakukan invasi pada 2003, Sarah bekerja untuk militer AS sejak 2008.

Dia kemudian pindah ke Amerika Serikat untuk menuntut ilmu di negara tersebut.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X