Kompas.com - 15/12/2017, 08:29 WIB
|
EditorVeronika Yasinta

Namun, manajemennya tetap akan melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan.

Sementara itu, Presiden Perancis Emmanuel Macron menuliskan kedukaannya terhadap insiden tersebut melalui di akun Twitter.

"Saya berduka untuk korban kecelakaan yang melibatkan bus sekolah. Negara sepenuhnya akan membantu mereka," katanya.

Kecelakaan kereta yang berakibat fatal itu merupakan yang ketiga di Perancis dalam empat tahun terakhir.

Pada 2015, kereta berkecepatan tinggi, TGV, sedang diuji coba di jalur Paris dan kota timur Strasbourg tergelincir setelah mencapai sebuah jembatan dengan kecepatan 243 km/jam. Peristiwa itu menewaskan 11 orang yang berada di dalam kereta.

Pada 2013, tujuh orang tewas saat sebuah kereta komuter menghantam ke arah stasiun di selatan Paris. Kesalahan sinyal diduga menjadi penyebab kecelakaan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.