Kompas.com - 14/12/2017, 23:06 WIB
Terminal kargo di pelabuhan Yokohama, Jepang menjadi salah satu pelabuhan internasional terbesar yang terletak di pinggiran Tokyo. Yoshikazu Tsuno / AFPTerminal kargo di pelabuhan Yokohama, Jepang menjadi salah satu pelabuhan internasional terbesar yang terletak di pinggiran Tokyo.
|
EditorAgni Vidya Perdana

TOKYO, KOMPAS.com - Kepolisian Jepang pada Kamis (14/12/2017) telah menahan dua warga Jepang dan seorang Korea Selatan yang diduga akan mengirim makanan ke Korea Utara.

Tindakan tersebut dinilai akan melanggar sanksi yang tengah diterapkan Jepang kepada Pyongyang atas serangkaian uji coba misil yang dilakukan negara itu.

Pemerintah Jepang telah mengeluarkan larangan perdagangan dengan Korea Utara sebagai bagian dari sanksi ekonomi.

Namun kepolisian Jepang menduga tiga pengusaha telah mengirimkan makanan ke negara terisolasi tersebut.

Baca juga: AS, Korsel, dan Jepang Gelar Latihan Gabungan Lacak Rudal Korut

Dua pengusaha Jepang dan seorang asal Korea Selatan itu bekerja untuk perusahaan transportasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka diduga telah mengirimkan sekitar 1.530 kotak dari pelabuhan Yokohama di barat daya Tokyo menuju Korea Utara dengan melalui Singapura pada 2014 lalu.

Paket berisi makanan dan juga barang lainnya itu ditafsir bernilai hingga 7,16 juta yen (sekitar Rp 862 juta).

"Ketiga pengusaha tersebut dituduh telah memasukkan kotak-kotak makanan itu ke kapal dan mengekspornya ke Korea Utara tanpa izin," kata juru bicara Kepolisian Kyoto kepada AFP.

Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penggerebekan yang dilakukan kepolisian.

Menurut media lokal, polisi menggerebek sebuah asosiasi komersial di Tokyo yang berafiliasi dengan Asosiasi Umum Warga Korea di Jepang, yang dikenal dengan Chongryon, kedutaan de facto Korea Utara di Jepang.

Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah menyampaikan janjinya kepada Presiden AS Donald Trump akan membekukan aset kelompok maupun individu Korea Utara di Jepang.

Jepang juga menuduh Korea Utara telah menculik warga negaranya yang dilakukan oleh agen mereka.

Baca juga: Jepang Miliki Misil Jarak Menengah yang Bisa Hancurkan Korut



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.