Perempuan di India Ditangkap karena Berencana "Mengganti" Suaminya

Kompas.com - 14/12/2017, 14:55 WIB
Swaty Reddy (kanan), dan suaminya Sudhakar Reddy. Swaty, yang dibantu selingkuhannya Rajesh Ajjakolu, membunuh Sudhakar pada 26 November, dan merencanakan sebuah plot agar Rajesh bisa menggantikan tempat suaminya. -Swaty Reddy (kanan), dan suaminya Sudhakar Reddy. Swaty, yang dibantu selingkuhannya Rajesh Ajjakolu, membunuh Sudhakar pada 26 November, dan merencanakan sebuah plot agar Rajesh bisa menggantikan tempat suaminya.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang perempuan dan selingkuhannya ditangkap kepolisian Telanganan, India atas dugaan pembunuhan terhadap suami si perempuan.

Swaty Reddy dan kekasihnya, Rajesh Ajjakolu, membunuh suami Swaty, Sudhakar Reddy, pada 26 November.

Mayat Sudhakar dibuang di suatu tempat sehari setelahnya (27/11/2017).'

Diberitakan BBC Rabu (13/12/2017), Swaty dan Rajesh kemudian merencanakan sebuah plot.

Swaty bakal mengarang sebuah cerita bahwa Sudhakar baru saja diserang orang tak dikenal, dan kemudian disiram air keras.

Baca juga : Gajah Mengamuk dalam Festival Keagamaan di India, 1 Tewas

Rajesh, yang "berperan" sebagai Sudhakar, masuk ke rumah sakit dengan harapan mendapat operasi plastik. Dengan begitu, dia bisa menggantikan tempat Sudhakar menjadi suami Swaty.

Orangtua Sudhakar awalnya percaya dengan kisah tersebut. Malah, mereka membayar biaya perawatan rumah sakit sebesar 500.000 rupee India, sekitar Rp 105 juta.

Namun, adik Sudhakar mencium ada yang tidak berasa ketika mengunjungi "kakaknya" tersebut 9 Desember lalu.

Adik Sudhakar kemudian melapor kepada polisi, dan meminta agar sidik jari pria yang sedang dirawat itu bisa diperiksa.

Benar saja, pasca-diperiksa, ditemukan fakta bahwa sidik jari itu bukanlah milik Sudhakar.

Kepada polisi, Swaty akhirnya mengakui bahwa dia telah membunuh Sudhakar.

"Pelaku pria, Rajesh Ajjakolu, juga akan ditahan setelah dia dinyatakan pulih dari luka akibat air keras, dan keluar dari rumah sakit," demikian pernyataan polisi di Telangana.

Baca juga : Kereta Api Tabrak 5 Ekor Gajah di India

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.