Kompas.com - 13/12/2017, 18:02 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - Salah satu bagian Tembok Besar China mengalami kerusakan akibat ulah wisatawan yang tidak bertanggung jawab.

Sekelompok turis beranggotakan setidaknya enam orang kedapatan oleh petugas sedang menyalakan api dan bermaksud memasak mi instan.

Mereka menggunakan batu bata yang disusun menjadi tungku, menyalakan api kemudian memanaskan air dalam panci.

Tindakan mereka diketahui oleh sukarelawan yang melintas dan langsung mematikan api dan menegur para wisatawan.

Namun saat diminta menunjukkan kartu identitas dan diminta mengikuti petugas ke kantor untuk dimintai keterangan, para wisatawan tersebut menolak dan memilih langsung meninggalkan lokasi.

Baca juga: Turis AS Ditahan Polisi Thailand karena Foto Tak Senonoh di Kuil Budha

"Kami meminta mereka untuk mengikuti kami menuruni gunung tapi mereka tidak kooperatif dan menolak menunjukkan kartu identitas," kata Li, salah seorang sukarelawan yang mengetahui kejadian tersebut.

"Mereka langsung pergi dan kami tidak bisa menghentikan mereka," tambahnya seperti dikutip dari SCMP, Selasa (13/12/2017).

Para sukarelawan sempat mengambil foto para wisatawan tidak bertanggung jawab itu yang memperlihatkan saat salah satu dari mereka menunggu panci di atas tungku dengan sebungkus mi instan di sampingnya.

Akibat insiden yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (9/12/2017) tersebut, beberapa bagian batu bata di dinding tembok hangus dan berwarna hitam.

Tembok Besar China termasuk dalam bangunan bersejarah dunia yang dilindungi Badan Kebudayaan PBB (Unesco). Dengan panjang lebih dari 8.000 kilometer yang dibangun sejak tahun 722 sebelum masehi.

Bagian yang rusak akibat api unggun tersebut berada di pegunungan Panlong, sekitar 150 kilometer dari Beijing.

Dalam Undang-undang China, tindak pengrusakan maupun yang membahayakan situs peninggalan budaya di negara itu diancam hukuman denda hingga 500 yuan (sekitar Rp 1 juta) atau kurungan selama 10 hari.

Baca juga: Turis Inggris Rekam dalam Video saat Seekor Buaya Menyerangnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.