KBRI Singapura Menerima Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi Tahun 2017

Kompas.com - 12/12/2017, 20:49 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (12/12) KBRI SingapuraDuta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (12/12)
|
EditorArdi Priyatno Utomo


SINGAPURA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI) di Singapura menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Selasa (12/12/2017).

Penghargaan ini menjadi yang pertama diterima oleh Satuan Kerja di lingkungan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut dari pencanangan Zona Integritas di lingkungan Kemenlu dan Perwakilan RI tahun 2014, yang mewajibkan realisasi perluasan WBK dan Wilayah Birokrat Bersih dan Melayani (WBBM).

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, yang didampingi oleh Komisioner KPK, Laode M Syarief, kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya di Menara Bidakara, Jakarta.


Baca juga : Penipu Mengaku Staf Kedubes Indonesia di AS Ditangkap


Pencapaian ini merupakan hasil proses evaluasi yang dilakukan bersama-sama oleh Kemenpan-RB, KPK dan Ombudsman.

Ngurah menyampaikan bahwa capaian KBRI Singapura dapat menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, pelayanan prima dan berkinerja optimal.

Melalui inisiatif "SMART EMBASSY", Ngurah berharap dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan publik KBRI yang lebih baik, cepat, dan transparan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pemanfaatan teknologi informasi telah digunakan untuk pelayanan publik yang efisien, transparan dan bersih khususnya dalam perlindungan TKI dan diplomasi ekonomi, di samping untuk operasional perwakilan.

Sebelumnya, Ngurah sudah pernah memaparkan sejumlah inovasi dan program kerja serta capaian yang telah dicapai KBRI Singapura kepada Presiden Joko Widodo ketika mengunjungi Singapura September lalu.

Inovasi itu terutama menyangkut perlindungan terhadap penatalaksana rumah tangga (PRT) di "Negeri Singa".

Baca juga : Tak Ada Weekend di KBRI Singapura, Hanya Tiga Hari Jumat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X