Siapa Akayed Ullah Tersangka Pelaku Serangan New York yang Gagal?

Kompas.com - 12/12/2017, 14:52 WIB
Akayed Ullah, tersangka pelaku pengeboman di terminal bus New York, AS. CBS/BBCAkayed Ullah, tersangka pelaku pengeboman di terminal bus New York, AS.
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Apa yang sudah diketahui tentang pria yang dicurigai mencoba meledakkan terminal bus utama New York City namun gagal itu?

Terduga pelaku pengebom adalah Akayed Ullah yang berusia 27 tahun. Demikian dijelaskan Komisaris Polisi New York City James O'Neill.

O'Neill mengatakan, Akayed Ullah mengenakan alat peledak berteknologi rendah buatan sendiri yang diikatkan di tubuhnya lalu tak sengaja meledak.

Ullah mengalami luka bakar dan beberapa luka lainnya dan dibawa ke Rumah Sakit Bellevue di Manhattan. 


Baca juga : Wali Kota New York: Teroris Tidak Akan Menang

Akayed Ullah berasal dari Chittagong, Bangladesh dan masuk ke Amerika Serikat bersama orangtua dan saudara kandungnya pada 2011 dengan visa imigran. Demikian laporan CBS News.

Bangladesh tidak termasuk enam negara yang terkena larangan terbang dalam kebijakan baru Presiden Trump yang diberlakukan belum lama ini.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, Akayed Ullah masuk ke AS dengan visa F43.

Ini berarti Ullah adalah anak dari seseorang yang mendapatkan visa F41, yang diperuntukkan bagi mereka yang merupakan kakak atau adik dari seorang warga negara AS yang berusia minimal 21 tahun.

Presiden Trump berulang kali mengungkapkan niatnya untuk mengakhiri apa yang disebut "migrasi berantai".

Sarah Sanders mengatakan, kalau saja kebijakan imigrasi yang diinginkan Trump sudah berlaku, maka akan "mencegah individu semacam Akayed Ullah masuk ke Amerika Serikat.

Akayed Ullah sudah mendapatkan statu penduduk tetap (permanent resident) AS. Dia tinggal di Brooklyn, New York City.

Polisi Bangladesh mengatakan, Ullah tercatat terakhir kali mengunjungi Bangladesh pada 8 September lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X