Kompas.com - 11/12/2017, 18:18 WIB
Wakil Presiden AS Mike Pence tidak akan diterima di Palestina menyusul pengakuan AS terhadap Yerusalem. TIMOTHY A. CLARY / AFPWakil Presiden AS Mike Pence tidak akan diterima di Palestina menyusul pengakuan AS terhadap Yerusalem.
|
EditorAgni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Keputusan presiden dan warga Palestina yang menolak bertemu dengan Wakil Presiden AS Mike Pence disebut justru menjauhkan peluang membahas masa depan wilayah negara tersebut.

Kritikan tersebut disampaikan Sekretaris Press untuk Wapres AS, Alyssa Farah pada Minggu (10/12/2017).

"Pemerintah AS tidak akan terpengaruh dan akan tetap berupaya mencapai perdamaian antara Israel dengan Palestina," kata Farah dilaporkan Jerusalem Post.

Sebelumnya pada Sabtu (9/12/2017), Presiden Palestina Mahmoud Abbas melalui ajudannya mengatakan tidak ada rencana menggelar pertemuan dengan wapres AS menyusul pengakuan kontrovesial soal Yerusalem.

Baca juga: PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

"Tidak akan ada pertemuan dengan wapres AS di Palestina. Mereka sudah melewati batas dengan membuat pengakuan terhadap Yerusalem," kata Penasihat Diplomatik Palestina Majdi al-Khaldi kepada AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gedung Putih pada Kamis (7/12/2017) telah memperingatkan pembatalan pertemuan yang semula dijadwalkan pada akhir Desember ini di Tepi Barat justru akan menjadi kontraproduktif.

Namun menurut Gedung Putih, Presiden Abbas sedang berada di bawah tekanan domestik sehingga menghindari pertemuan dengan AS.

Sebelumnya, petinggi senior di partai Fatah, Jibril Rajoub mengatakan bahwa Wakil Presiden AS tidak akan diterima di Palestina.

Baca juga: Presiden Palestina Tolak Bertemu Wakil Presiden AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.