Seniman Penantang Maut di China Tewas Terjatuh dari Gedung 62 Lantai

Kompas.com - 11/12/2017, 15:39 WIB
Salah satu foto aksi Wu Yongning, seniman penantang maut yang terkenal di China. Yahoo NewsSalah satu foto aksi Wu Yongning, seniman penantang maut yang terkenal di China.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BEIJING, KOMPAS.com - Seniman penantang maut asal China yang gemar menaiki gedung pencakar langit, Wu Yongning diberitakan meninggal dunia setelah gagal di aksi terakhirnya.

Wu yang menjadi terkenal setelah mengunggah video menantang bahaya di puncak gedung pencakar langit itu diketahui telah meninggal sejak sebulan lalu.

Polisi mengatakan, Wu terjatuh saat melakukan aksi berbahaya di atas gedung Huayuan Center pada 8 November 2017 lalu.

Gedung setinggi 62 lantai itu menjadi gedung tertinggi di Changsha, ibu kota provinsi Hunan.

Baca juga: Gedung Pencakar Langit Tertua di Iran Habis Terbakar

Disampaikan pihak keluarga kepada harian Xiaoxiang, Wu ditantang menaklukkan puncak gedung tersebut dengan hadiah 100.000 yuan (sekitar Rp 204 juta).

Dilansir dari SCMP, kabar meninggalnya Wu pertama kali diungkapkan kekasihnya, yang hanya diketahui bernama Fu, dalam sebuah posting di media sosial Weibo.

Fans Wu sudah mengira ada yang salah saat Wu yang rutin memposting video mendadak hilang selama sebulan terakhir.

Wu yang berusia 26 tahun, diketahui berasal dari Ningxiang provinsi Hunan. Awalnya dia bekerja sebagai pemain tambahan di sejumlah film.

Dia kemudian memulai karir sebagai penantang maut dan memposting sejumlah video adegan berbahaya di puncak gedung atau tempat tinggi lainnya.

Dengan pengikut di media sosial yang mencapai jutaan akun, Wu kerap menjadikan videonya untuk iklan.

Paman angkatnya, Feng Shengliang mengungkap Wu berencana melamar kekasihnya dan membutuhkan uang untuk biaya pernikahan dan juga pengobatan ibunya.

Baca juga: Seorang Penumpang Jatuh dari Kapal Saat Berlayar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X