Airbus Milik Qatar Airways Terbakar dalam Proses "Maintenance"

Kompas.com - 11/12/2017, 15:06 WIB
Atap kabin penumpang Airbus A321-200 milik Qatar Airways yang terbakar saat tengah menjalani proses perawatan di bandara internasional Doha. Aviation HeraldAtap kabin penumpang Airbus A321-200 milik Qatar Airways yang terbakar saat tengah menjalani proses perawatan di bandara internasional Doha.
|
EditorErvan Hardoko

DOHA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat Airbus A321-200 milik maskapai penerbangan Qatar Airways terbakar saat tengah menjalani proses perawatan rutin.

Pesawat dengan nomor registrasi A7-A1B itu diparkir di lokasi yang agak terpisah di bandara Doha untuk menjalani perbaikan akibat masalah di sistem hiburan dan antena komunikasinya.

Pada sekitar pukul 06.50 pada Jumat(8/12/2017), api muncul di dalam kabin penumpang dan langsung melalap atap sebelum kemudian bisa dipadamkan.

Baca juga : Cekcok Suami-Istri Bikin Qatar Airways Tujuan Bali Mendarat di Chennai


Meski tak mengakibatkan korban jiwa atau luka, akibat insiden tersebut pesawat itu mengalami kerusakan cukup signifikan dan kemungkinan tak bisa diterbangkan kembali.

Pesawat tersebut diketahui terakhir kali terbang pada Rabu (6/12/2017) dalam penerbangan dari bandara Domodedovo, Moskwa menuju ke Doha.

Pesawat ini pertama kali terbang bersama maskapai Qatar Airways pada Juli 2010 sehingga masih relatif baru.

Pihak berwenang saat ini sedang melakukan penyelidikan dan insiden tersebut tak mengganggu operasional bandara internasional Hamad di Doha, Qatar.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X