Kompas.com - 11/12/2017, 14:56 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Mozambik baru saja membeli jet pribadi menggunakan dana bantuan asing dari Inggris sebesar 7 juta poundsterling (sekitar Rp 127 miliar).

Hal tersebut tak pelak menimbulkan kecaman, terutama dari masyarakat Inggris yang telah membayar pajak.

Mozambik merupakan salah satu negara miskin di Afrika dengan dua pertiga penduduknya berpenghasilan kurang dari 1 poundsterling (sekitar Rp 18.000) per hari.

Sementara Inggris, tahun lalu mengirimkan dana bantuan hingga 13,4 miliar poundsterling ke luar negeri sebagai target penggunaan 0,7 persen dari pendapatan nasional.

Mozambik menjadi salah satu negara penerima bantuan tersebut. Dalam sepuluh tahun terakhir tercatat hingga 1 miliar poundsterling (sekitar Rp 18 triliun) diterima Mozambik dari pemerintah Inggris.

Baca juga: Sebuah Jet Pribadi Jatuh Dekat Bandara New Jersey, 2 Tewas

Dan belakangan diketahui dana bantuan tersebut telah dipergunakan untuk membeli jet pribadi yang telah dipakai untuk mengantarkan pemimpin Mozambik, Filipe Nyusi (58) menghadiri inagurasi presiden baru Zimbabwe bulan lalu.

Meski Inggris telah menangguhkan pemberian dana bantuan ke negara selatan Afrika setelah adanya skandal pinjaman rahasia.

Namun Mozambik masih mengantongi hingga puluhan juta poundsterling dari Departemen Pembangunan Internasional (DFID).

Pemberian bantuan yang sangat besar dari pajak rakyat Inggris itu pun menuai kritik. Salah satunya dari Aliansi Wajib Pajak Inggris.

"Tidak mengherankan jika salah satu negara termiskin di dunia juga adalah yang terkorup," kata Alex Wild, direktur riset Aliansi Wajib Pajak dikutip Express.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.