Kompas.com - 10/12/2017, 16:42 WIB
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di sekitar lokasi bom bunuh diri di Jalalabad, 23 November 2017 lalu. NOORULLAH SHIRZADA / AFPPasukan keamanan Afghanistan berjaga di sekitar lokasi bom bunuh diri di Jalalabad, 23 November 2017 lalu.
|
EditorAgni Vidya Perdana

KABUL, KOMPAS.com - Sejumlah pejuang militan yang berasal dari Perancis, Aljazair dan Suriah terlihat tiba di wilayah utara Afghanistan.

Menurut keterangan sejumlah sumber internasional, para pejuang itu akan bergabung dengan pasukan di Afghanistan dan mendirikan basis militer ISIS yang baru.

Dilaporkan AFP, ini adalah kali pertama pejuang ISIS asal Perancis terlihat di Afghanistan.

Para ahli berpendapat, para pejuang asing itu mungkin akan menuju negara-negara yang dilanda perang setelah terusir dari Irak dan Suriah.

Baca juga: 16 Tahun Perang di Afghanistan, Berapa Biaya yang Dikeluarkan AS?

Gubernur distrik Darzab Mohammad Dawar, di utara provinsi Jowzjan yang dikuasai ISIS mengatakan, sejumlah warga negara Aljazair dan Perancis telah memasuki kawasan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dawar menambahkan, ada dua wanita yang datang bersama rombongan tersebut. Mereka juga membawa penterjemah dari Tajikistan, Ceko dan Uzbekistan.

Sumber keamanan Eropa dan Afghanistan di Kabul tak membantah pernyataan Dawar, namun menambahkan jumlah warga asal Perancis yang bergabung tak dapat dipastikan.

Juru bicara gubernur Jowzjan, Mohammad Raza Ghafoori mengatakan, sejumlah laki-laki dan perempuan yang berbicara dalam bahasa Perancis tampak melatih pejuang ISIS di Darzab.

Informasi tersebut diperkuat laporan dari warga yang mengatakan ada sekitar 200 orang asing yang mendirikan kamp beberapa ratus meter di luar desa Bibi Mariam.

Para orang asing itu terlihat melatih para pejuang dan merekrut sekitar 50 anak-anak, beberapa masih berusia 10 tahun.

Seorang warga lokal, yang menyebut dirinya Hajji mengatakan orang asing itu berasal dari beberapa negara, termasuk Perancis. Badan mereka tinggi dan berusia 20-an, serta mengenakan pakaian militer.

"Mereka mengendarai motor ke perbatasan dan kembali lagi. Namun mereka tidak berbicara pada siapapun," ujarnya.

Beberapa pejabat Eropa percaya para pejuang tersebut tiba di Afghanistan melalui Tajikistan. Setidaknya satu warga Perancis telah ditahan di sana dan mengaku ingin bergabung dengan ISIS.

Baca juga: Irak Deklarasikan Perang Melawan ISIS Berakhir



Sumber AFP,Arab News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X