Kompas.com - 09/12/2017, 15:46 WIB
Muhammad Fitra dibalik jeruji penjara, saat dijenguk Dwi Ria Ltifa, istri dubes RI di Mesir Helmy Fauzy. KOMPAS/MUSTHAFA ABDUL RAHMANMuhammad Fitra dibalik jeruji penjara, saat dijenguk Dwi Ria Ltifa, istri dubes RI di Mesir Helmy Fauzy.
|
EditorHeru Margianto

KAIRO, KOMPAS.com - Setelah ditahan sejak 22 November 2017, mahasiswa Al Azhar asal Riau, Muhammad Fitrah, akhirnya diputuskan pihak dinas keamanan nasional Mesir untuk dideportasi ke Indonesia pada Sabtu (9/12/2017) dini hari ini, dengan alasan keamanan.

Muhammad Fitrah adalah salah satu dari 19 mahasiswa yang dideportasi otoritas Mesir selama tahun 2017.

Fitrah bersama empat mahasiswa Indonesia lainnya ditangkap aparat keamanan Mesir pada 22 November lalu.

Dua dari lima mahasiswa Indonesia itu kemudian dibebaskan, karena memiliki izin tinggal. Dua mahasiswa lainnya telah dideportasi pada 30 November lalu, karena mereka tidak memiliki izin tinggal.

Baca juga: Meski Sudah Dilobi KBRI, Mesir Tetap Deportasi 4 Mahasiswa Indonesia

Namun Fitrah diputuskan tetap dideportasi, meskipun ia memiliki izin tinggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini yang sedang kita akan dalami dan komunikasikan dengan pemerintah Mesir. Alasan keamanan seperti apa yang membuat Fitrah harus dideportasi meski dia memiliki izin tinggal," kata Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzy yang juga mantan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Ia mengkhawatirkan, penahanan mahasiswa Indonesia di Mesir yang sedang dalam status negara dalam keadaan darurat ini akan terus berulang mengingat terdapat sejumlah mahasiswa Indonesia yang belum memperoleh perpanjangan izin tinggal.

Pada hari Rabu (6/12/2017) lalu Fitrah sempat dijenguk istri dubes RI di Mesir, Dwi Ria Latifa, yang berhasil memfasilitasi Fitrah berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia melalui telepon.

Kairo, Ibukota Mesir. Kairo, Ibukota Mesir.

Pada 4 November lalu, KBRI Kairo mengeluarkan imbauan agar Indonesia menghentikan sementara pengiriman mahasiswa ke Mesir karena prosedur imigrasi dan situasi keamanan yang belum kondusif.

"Imbauan ini ditujukan sebagai upaya perlindungan warga dan tentu semua ini untuk kepentingan ketenangan proses studi mahasiswa Mesir," ujar Helmy.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.