Pernyataan "Konsultasi dengan Indonesia" Terkait Yerusalem Ternyata Salah Terjemahan

Kompas.com - 08/12/2017, 18:20 WIB
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan. KOMPAS/AYU SULISTYOWATIDuta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan.
EditorArdi Priyatno Utomo

JAKARTA, KOMPAS.com - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan memberikan klarifikasi atas rilis pernyataan yang dikeluarkan AS tentang Yerusalem

Sebelumnya, dalam rilis resmi yang dikeluarkan Kamis (7/12/2017), AS menyatakan telah berkonsultasi dengan sejumlah negara mengenai status Yerusalem.

Hal itu dijadikan bahan pertimbangan Trump sebelum memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel Rabu (6/12/2017).

Dalam rilis tersebut, disebutkan Indonesia masuk ke dalam salah satu negara yang dimintai pertimbangan sebelum Donald Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kuta Israel.

Dilansir dari BBC Indonesia, Donovan menyatakan terdapat kesalahpahaman dalam terjemahan rilis terkait Yerusalem tersebut.

Baca juga : 28 Negara Uni Eropa Peringatkan Trump Tak Pindah Kedutaan AS ke Yerusalem

"Saya di sini untuk memberikan klarifikasi telah terjadi kontradiksi dalam terjemahan yang diunggah di situs kami," ujar Donovan di sela-sela Bali Democracy Forum (BDF) X di Serpong, Banten, menanggapi rilis dari Kedutaan AS terkait Yerusalem.

Pernyataan Trump juga dikuatkan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Retno menegaskan, sejak awal tidak ada konsultasi antara Indonesia dengan AS tentang pengakuan Yerusalem.

Yang ada, lanjut Retno, adalah komunikasi yang dimulai dengan Indonesia memanggil Dubes AS untuk menyampaikan posisi bahwa pemerintahan Joko Widodo menentang rencana pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Saya juga menegaskan posisi kami melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson," kata Rento.

Dosen Kajian Amerika Universitas Indonesia, Suzie Sudarman berkata, kesalahan kedubes dalam menerjemahkan disebabkan ada "situasi tak menentu" di pemerintahan Trump dalam rilis Yerusalem.

Suzie menjelaskan, terjadi demoralisasi dalam Departemen Luar Negeri AS.

"Departemen tersebut sedang dikecilkan oleh Trump. Kalau sudah begitu, kan juga tidak menentu buat diplomatnya," papar Suzie.

Baca juga : Donald Trump, Iriana, dan Kedongkolan Jokowi terhadap Sikap AS



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X