Kompas.com - 08/12/2017, 15:49 WIB
Pasukan Front al-Nusra, sayap Al Qaeda di Suriah Getty Images/AFP/OH KadourPasukan Front al-Nusra, sayap Al Qaeda di Suriah
|
EditorAgni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Kelompok teroris Al Qaeda menyerukan kepada pendukungnya untuk melancarkan serangan kepada Amerika Serikat dan Inggris, menyusul pengakuan Trump tentang Jerusalem.

Dari pantauan situs intelijen yang berbasis di AS, kelompok teror telah memanggil para pendukungnya untuk menyerang AS dan sekutu-sekutunya sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden Trump.

Dalam pernyataannya, kelompok militan Islam mengatakan keputusan Trump sebagai tindakan langkah normalisasi antara negara-negara Teluk Arab dan Israel.

Baca juga: Trump Akui Kedaulatan Israel dengan Ibu Kota Jerusalem

"Pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota zionis adalah bentuk agresi terang-terangan terhadap kesucian umat Islam. Juga menjadi tantangan nyata bagi umat muslim di dunia yang melihat sentralitas perjuangan Palestina."

"Menghadapi kejadian serius ini, kita berdiri di samping orang-orang Palestina dan mendukung mereka dengan semua yang kita miliki," tulis pernyataan itu.

Al Qaeda mengajak semua umat muslim untuk membantu dengan harta maupun senjata dan meminta militan Islam untuk siap mendukung Palestina.

Demikian pernyataan kelompok AQAP yang dibentuk pada 2009 saat kelompok Al Qaeda di Arab Saudi dan Yaman masih bersatu.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Rabu (6/12/2017), sudah saatnya untuk mengakui Jerusalem secara resmi sebagai ibu kota Israel.

Keputusan itu mengurai kembali hasil kerja bertahun-tahun dalam menjaga perdamaian di Timur Tengah dan memicu peringatan Hamas tentang kemungkinan pemberontakan terhadap Israel.

Serangkaian protes juga muncul menyusul pernyataan Trump, menyebabkan ribuan tentara Israel diberangkatkan untuk mengatasi ketegangan. Kelompok Islam menyebut Trump telah membuka gerbang neraka dengan agresi terang-terangan.

Baca juga: 28 Negara Uni Eropa Peringatkan Trump Tak Pindah Kedutaan AS ke Jerusalem

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.