Kompas.com - 08/12/2017, 14:16 WIB
Polisi Israel menangkap seorang pemuda Palestina di salah satu sudut kota Jerusalem, Jumat (27/6/2013), usai ibadah shalat Jumat. Polisi menahan setidaknya sembilan pemuda yang melempari polisi dengan batu di luar wilayah kota tua. JACK GUEZ / AFPPolisi Israel menangkap seorang pemuda Palestina di salah satu sudut kota Jerusalem, Jumat (27/6/2013), usai ibadah shalat Jumat. Polisi menahan setidaknya sembilan pemuda yang melempari polisi dengan batu di luar wilayah kota tua.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Yerusalem, KOMPAS.com - Israel mengumumkan telah mengerahkan polisi di Yerusalem pasca-pengakuan bahwa yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump Rabu (6/12/2017).

Kantor berita AFP melaporkan Jumat (8/12/2017), jurubicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld berkata, mereka telah menyiagakan ratusan petugas di Kota Tua.

"Korps polisi cadangan dan polisi perbatasan telah ditempatkan di area dalam dan sekitar Kota Tua," papar Rosenfeld.

Rosenfeld menjelaskan, para polisi itu dikerahkan setelah mereka mendapat informasi warga Palestina bakal menggelar demonstrasi.

Baca juga : Israel Kerahkan Militernya ke Tepi Barat

Sebelumnya, militer juga dikerahkan ke Tepi Barat Kamis (7/12/2017).

Mereka berjaga-jaga setelah pemimpin organisasi sayap militer Palestinas Hamas, Ismail Haniya, menyerukan agar rakyat Palestina melakukan Intifada.

Intifada berasal dari Bahasa Arab yang berarti "membuat gemetar".

Kata ini sering dipakai untuk menggambarkan perlawanan senjata terhdap pihak penindas. Dalam terjemahan bebas Inggris, Intifada sering diartikan sebagai "Pemberontakan"

Dalam sejarah konflik Palestina dan Israel, Intifada berarti perjuangan dalam skala besar untuk mengusir Israel yang dianggap melakukan penjajahan.

Pengakuan Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel memantik kecaman dari dunia internasional.

Baca juga : Hamas Serukan Palestina Lakukan Intifada

Jerusalem atau sebagian orang membacanya sebagai Yerusalem, merupakan salah satu kota tertua di dunia. Nama Yerusalem begitu akrab di hati umat Kristen, Yahudi, dan Islam seluruh dunia termasuk di Indonesia sejak berabad-abad.

Kota ini unik dengan berbagai peninggalan sejarah yang amat penting bagi ketiga umat tersebut. Yerusalem, dalam bahasa Ibrani disebut Yerushalayim, dan dalam bahasa Arab disebut Al Quds. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.