Kompas.com - 08/12/2017, 11:18 WIB
Peseoada melewati jalanan di dekat kobaran Api Thomas, pada Kamis (7/12/2017). di La Conchita, California. (AFP/Mario Tama) Peseoada melewati jalanan di dekat kobaran Api Thomas, pada Kamis (7/12/2017). di La Conchita, California. (AFP/Mario Tama)
|
EditorVeronika Yasinta


LOS ANGELES, KOMPAS.com - Petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan kobaran api yang meluas di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (7/12/2017) lebih dari 200.000 orang yang berpotensi terkena dampak kebakaran telah dievakuasi. Kebakaran itu juga menghancurkan lebih dari 300 rumah dan bangunan.

Ratusan sekolah ditutup, dan 101 jalan bebas hambatan tidak beroperasi.

Kebakaran itu berasal dari kombinasi peristiwa kebakaran jangka pendek dan jangka panjang yang telah bersatu, kemudian memicu sebuah cincin api di beberapa titik di LA.

Baca juga : Penembakan Massal di California Tewaskan Empat Orang

Kobaran bernama api Thomas telah membakar lahan seluas 96.000 hektar di kota Ventura. Asap api telah meluas lebih dari 1.600 km ke arah Pasifik.

Laman VOA menulis, pada Kamis pagi waktu setempat, empat kebakaran hutan terjadi di Los Angeles County dan Ventura County.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum kebakaran saat ini, pemadam kebakaran California menyebut 2017 sebagai tahun yang sulit dan berurai air mata bagi negara bagian itu.

Hal tersebut ditandai munculnya kebakaran di Napa Valley pada Oktober 2017, dan menewaskan 22 orang serta merusak lebih dari 5.600 bangunan.

Baca juga : Warga California Dapat Pilihan Ketiga untuk Jenis Kelamin

Cuaca panas yang jarang terjadi di selatan California pada April hingga September, menjadi cuaca terpanas yang pernah tercatat.

Kemudian, dikombinasikan dengan curah hujan yang sangat jarang menciptakan kondisi kebakaran yang terus menguat.

Angin Santa Ana yang kering dengan kecepatan 112 km/jam telah membantu penyebaran api menjadi luar biasa. Api Thomas terus menyebar sekitar satu hektar per detik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.