Karim Raslan
Pengamat ASEAN

Karim Raslan adalah kolumnis dan pengamat ASEAN. Dia telah menulis berbagai topik sejak 20 tahun silam. Kolomnya  CERITALAH, sudah dibukukan dalam "Ceritalah Malaysia" dan "Ceritalah Indonesia". Kini, kolom barunya CERITALAH ASEAN, akan terbit di Kompas.com setiap Kamis. Sebuah seri perjalanannya di Asia Tenggara mengeksplorasi topik yang lebih dari tema politik, mulai film, hiburan, gayahidup melalui esai khas Ceritalah. Ikuti Twitter dan Instagramnya di @fromKMR

Kebangkitan Xi Jinping, Ketika Nostalgia Kekaisaran "Menyihir" Asia Tenggara

Kompas.com - 07/12/2017, 20:07 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorAmir Sodikin

Melihat jauh ke belakang, satu hal dapat menunjukkan hubungan panjang antara Kerajaan Tengah dan Asia Tenggara dalam Dinasti Song dan bahkan Dinasti Tang, terutama masa yang menjadi saksi ketika I Ching melakukan perjalanannya yang terkenal ke Sriwijaya.

Kemiripan yang mungkin tidak ada habisnya. Memang, masyarakat China lebih sering bercerita tentang jadwal dan kecemasan orang-orang yang suka membanding-bandingkan daripada bercerita tentang apa yang mungkin China dan XI benar-benar lakukan di ke-21.

Namun, bagi Asia Tenggara, pertanyaan pentingnya adalah apakah para pemimpin dan para dinasti ini merupakan hal yang positif bagi wilayah kita?

Apakah kita mendapatkan keuntungan dari adanya hubungan perdagangan dan ekonomi yang lebih kuat?

Apakah hubungan Asia Tenggara dengan China dapat menguntungkan kita? Mari jangan lupakan, dahulu ada yang disebut sistem "upeti", saat kekaisaran selalu ada di atas dan negara-negara lain sebagai sekelompok "barbarian" yang suka memohon-mohon.

Penting untuk dicatat bahwa hubungan China dengan Asia Tenggara tidak pernah 100 persen berjalan ramah ataupun adil, apapun zamannya.

Perjalanan Zheng He misalnya, ketika perampokan besar terjadi di Sriwijaya, di kota Palembang pada tahun 1407, berpura-pura memberantas kegiatan bajak laut China di wilayah tersebut.

Dinasti Ming dan Qing, keduanya pernah meluncurkan serangan berulang ke Vietnam (1407-1427 dan 1788-1789) serta empat serangan ke Burma (masing-masing antara 1382-1449 dan 1765-1769).

Tingkat perhatian yang didapat Asia Tenggara dari China juga sangat bervariasi selama berabad-abad.

Fokus para kaisar di dinasti Qing sering kali pada umumnya, jika tidak secara khusus berada di daerah leluhur mereka di Asia Tengah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.