Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/12/2017, 20:05 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

TEL AVIV, KOMPAS.com - Pemerintah Israel mengklaim telah ada sejumlah negara yang menyatakan siap mengikuti langkah Amerikat Serikat terkait Jerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku sedang menjalin kontak dengan beberapa negara yang juga berencana memindahkan kantor kedutaan mereka ke Jerusalem.

Netanyahu bahkan menyebut telah ada dua negara yang mengaku siap mengikuti jejak AS, yakni Ceko dan Filipina.

Baca juga: Delapan Negara Desak Dewan Keamanan PBB Bertemu Bahas Jerusalem

Dilansir dari Times of Israel, pejabat Israel tak ingin memikirkan ancaman reaksi diplomatik menyusul pengakuan Presiden Trump atas Jerusalem.

Bahkan menyebut negara-negara lain sangat ingin mengikuti langkah tersebut dan hubungan internasional tidak akan terpengaruh.

"Kami sedang menjalin kontak dengan negara lain yang juga mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel."

"Saya tak ragu lagi saat kedutaan AS pindah ke Jerusalem, bahkan mungkin sebelumnya, banyak kantor kedutaan akan pindah ke sana. Ini sudah waktunya," kata Netanyahu dalam sebuah konferensi diplomatik.

Trump pada Rabu (6/12/2017) malam telah mengumumkan mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan mengakhiri netralitas negara itu selama puluhan tahun.

Banyak pemimpin negara, termasuk Indonesia, yang mengecam keputusan tersebut. Namun ada pula beberapa yang mendukung.

Salah satunya Ceko yang menyatakan telah mengakui bagian barat kota Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pejabat Israel mengatakan Ceko dan Filipina sangat ingin memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv.

Hungaria juga diharapkan dapat segera mengikuti setelah salah satu sumber mengatakan Budapest telah memblokir pernyataan gabungan Uni Eropa yang akan menentang langkah Trump.

Baca juga: Gara-gara Trump, Tentara AS di Irak Bisa Jadi Sasaran Kelompok Milisi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.