Uni Afrika Siap Pulangkan 20.000 Migran yang Terdampar di Libya

Kompas.com - 07/12/2017, 18:17 WIB
Wanita migran Afrika sedang mengantre untuk mendapat bantuan pakaian di Tripoli, Libya, pada Selasa (5/12/2017). MAHMUD TURKIA / AFPWanita migran Afrika sedang mengantre untuk mendapat bantuan pakaian di Tripoli, Libya, pada Selasa (5/12/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

ADDIS ABABA, KOMPAS.com - Persatuan Negara-negara Afrika menyatakan siap memulangkan hingga 20.000 imigran Afrika yang saat ini terdampar di Libya dalam waktu enam minggu ke depan.

Jumlah tersebut lebih banyak dari target awal 15.000 orang imigran yang akan dipulangkan dari Libya hingga akhir tahun 2017.

Ditambahnya target jumlah imigran yang akan dipulangkan itu menyusul makin besarnya tekanan kepada Uni Afrika setelah muncul laporan tentang migran yang diperjualbelikan sebagai budak di negara Afrika Utara itu.

Baca juga: Ratusan Migran Afrika Diselamatkan dari Lepas Pantai Spanyol

Keputusan meningkatkan target jumlah migran yang dipulangkan diambil usai pertemuan satuan tugas yang terdiri dari pejabat Uni Afrika, Uni Eropa dan PBB awal pekan ini.

"Fokus langsung dari satuan tugas adalah pada pemulangan. Dalam enam pekan ke depan sebanyak 20.000 migran yang saat ini berada di pusat penampungan yang telah diketahui pemerintah akan dipulangkan."

"Para migran tersebut adalah mereka yang telah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Libya," tulis pernyataan Uni Afrika dikutip AFP, Kamis (7/12/2017).

Selain oleh Uni Afrika, masing-masing negara di Benua Hitam juga telah memulai program pemulangan mereka sendiri.

Salah satunya Nigeria yang pada pekan ini telah memulangkan 144 migran, mayoritas tanpa dokumen, yang berusaha mencapai Eropa dari Libya.

Selain itu, Rwanda juga telah menawarkan untuk menampung hingga 30.000 migran Afrika yang mendapat perlakuan buruk hingga perbudakan di Libya.

Baca juga : Migran Afrika Diperdagangkan di Pasar Budak Libya



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X