Seni Memutar Pizza Napoli jadi Warisan UNESCO

Kompas.com - 07/12/2017, 17:08 WIB
Pembuat pizza di Napoli, Italia, menunjukkan Pizzaioli atau seni memutar adonan pizza. Pizzaioli dinobatkan sebagai warisan tak terlihat dari UNESCO Tiziana FABI/AFPPembuat pizza di Napoli, Italia, menunjukkan Pizzaioli atau seni memutar adonan pizza. Pizzaioli dinobatkan sebagai warisan tak terlihat dari UNESCO
|
EditorArdi Priyatno Utomo

NAPOLI, KOMPAS.com - Masyarakat di Napoli, Italia, saat ini tengah berpesta.

Sebab, badan PBB yang fokus kepada pendidikan dan kebudayaan, UNESCO, menahbiskan seni pembuatan pizza masuk ke dalam "kebudayaan tak terlihat".

Pizzaioli adalah seni memutar adonan pizza hingga mengembang sebelum ditaruh di piring, dan ditaburi berbagai isian serta keju, dan dipanggang.

Keputusan ini diambil setelah Komite Kebudayaan Dunia menggelar pertemuan di Pulau Jeju, Korea Selatan.

"Akhirnya, setelah 250 tahun, pizza masuk ke dalam warisan UNESCO! Selamat Napoli!" kata pembuat piza bernama Enzo Coccia sambil menangis seperti dikutip AFP Kamis (7/12/2017).

Caccio melanjutkan, Pizza Napoli yang enak tidak hanya dibuat dari bahan dasar seperti tepung, air, garam, dan ragi yang semuanya didapatkan dari kawasan Campania.

Baca juga : Kenali Luigi Di Maio, Calon Perdana Menteri Italia Termuda

"Pizza yang enak juga dibuat dari tangan, hati, dan jiwa melalui pizzaioli sehingga memberi sentuhan ajaib," papar Caccio.

Ketika adonan ditekan menggunakan jari, dan diputar, Coccia mengatakan segala perasaan sebagai pembuat pizza dicurahkan ke dalam adonan.

"Proses ini telah berlangsung berabad-abad," lanjut Coccia kembali.

Sebelum pengumuman itu dibuat, Rabu (6/12/2017), jalanan Napoli telah dipenuhi cakram berisi adonan pizza yang dilempar ke udara.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X