Pemimpin Tersingkir Catalonia Belum Bersedia Kembali ke Spanyol

Kompas.com - 06/12/2017, 20:55 WIB
Pemimpin tersingkir Catalonia Carles Puigdemont belum akan kembali ke Spanyol meski sudah tidak ada lagi surat penangkapan untuk dirinya. EMMANUEL DUNAND / AFPPemimpin tersingkir Catalonia Carles Puigdemont belum akan kembali ke Spanyol meski sudah tidak ada lagi surat penangkapan untuk dirinya.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BRUSSELS, KOMPAS.com - Pemimpin tersingkir Catalonia Carles Puigdemont mengatakan bakal tinggal di Belgia untuk sementara meskipun Spanyol telah mencabut perintah penangkapannya.

Puigdemont beralasan, pemerintah Spanyol menarik perintah penangkapan terhadap dirinya dan empat mantan menteri Catalonia hanya karena takut pada opini masyarakat dunia.

Dia mengatakan akan kembali ke Catalonia hanya jika partainya meraih kemenangan dalam pemilihan yang akan dilangsungkan pada 21 Desember 2017 mendatang.


Baca juga: Spanyol Tarik Perintah Penangkapan Eropa kepada Pemimpin Catalonia

"Saat saya tiba di sini, saya tidak tiba di Belgia. Saya datang ke Brussels sebagai ibu kota Eropa, di mana kami dapat mempertahankan hak-hak kami dengan lebih baik."

"Dan hal tersebut tidak akan berubah," kata Puigdemont dalam konferensi pers usai keputusan penarikan perintah penangkapannya oleh Spanyol.

"Bisakah kami bergerak di sekitar Uni Eropa tanpa rasa takut? Saat ini kami belum punya jawabannya. Untuk saat ini kami akan tetap di sini," tambahnya dikutip dari AFP, Rabu (6/12/2017).

Sebelumnya pada Senin (4/12/2017), secara mengejutkan Hakim Agung Spanyol Pablo Llarena menarik surat perintah penangkapan internasional untuk Puigdemont dan empat menterinya.

Alasannya, kelima orang yang dicari itu telah menunjukkan niat untuk kembali ke Spanyol untuk ambil bagian dalam pemilihan regional.

Namun Spanyol juga mengatakan akan tetap menahan separatis jika mereka kembali.

Baca juga: Mahkamah Agung Spanyol Tetap Tahan 4 Pejabat Catalonia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X