Rusia Larang Media 'Agen Asing' AS Miliki Akses ke Parlemen

Kompas.com - 06/12/2017, 18:33 WIB
Gedung Parlemen Rusia yang biasa disebut State Duma yang terletak di pusat kota Moskwa. MLADEN ANTONOV / AFPGedung Parlemen Rusia yang biasa disebut State Duma yang terletak di pusat kota Moskwa.
|
EditorAgni Vidya Perdana

MOSKWA, KOMPAS.com - Parlemen Rusia pada Rabu (6/12/2017) memutuskan melarang media AS yang sebelumnya telah dilabeli sebagai "agen asing" untuk memiliki akses ke majelis rendah (DPR).

Keputusan itu sekaligus sebagai tanggapan terhadap kongres AS yang lebih dulu melucuti saluran media Rusia, RT.

Langkah parlemen Rusia itu diambil usai sebelumnya Moskwa melabeli sembilan media AS, termasuk VOA dan Radio Free Europe, sebagai "agen asing". Hal yang sama lebih dulu dilakukan AS terhadap RT.


"Sebagai pembelaan terhadap nilai-nilai demokrasi, wakil rakyat di majelis tinggi berhak mengambil tindakan yang sama sehubungan dengan keputusan kongres AS melucuti akreditasi sejumlah jurnalis Rusia," tulis kantor berita Rusia mengutip keputusan tersebut.

Baca juga: Uni Eropa Sesalkan Rusia Sebut Media sebagai Agen Asing

Dikutip dari AFP, keputusan parlemen Rusia itu mendapat dukungan dari 413 perwakilan dan hanya satu yang menolak.

Pada Selasa (5/12/2017) majelis tinggi parlemen Rusia juga telah melarang akses untuk media AS yang mendapat label "agen asing".

Munculnya keputusan larangan itu masih berkaitan dengan tuduhan terhadap Moskwa yang dianggap mencampuri pemilihan presiden AS tahun lalu. Tuduhan yang langsung dibantah keras oleh Rusia.

Menurut situs kementerian luar negeri Rusia yang berwenang menerbitkan dokumen kepada wartawan, ada sekitar 20 media AS yang terakreditasi dan bekerja di Rusia.

Dengan mendapat label "agen asing" maka media tersebut harus mempresentasikan diri sebagai agen asing dalam semua dokumen mereka dan tunduk pada pengawasan intensif negara tempat mereka bertugas.

Baca juga: Presiden Putin Tetapkan Media Massa Non-Rusia sebagai Agen Asing

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X