Kompas.com - 06/12/2017, 16:13 WIB
Perdana Menteri Inggris Theresa May diduga sempat menjadi target serangan teroris. TOLGA AKMEN / AFPPerdana Menteri Inggris Theresa May diduga sempat menjadi target serangan teroris.
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Biro keamanan Inggris percaya mereka telah menggagalkan rencana teror yang menargetkan Perdana Menteri Theresa May.

Dua pria telah ditahan dalam penggerebekan yang dilakukan di London dan Birmingham pekan lalu. Mereka dituduh tengah merencanakan aksi terorisme yang menargetkan perdana menteri di Downing Street.

Kedua tersangka diduga akan melakukan aksinya dengan menggunakan sebuah bom yang disamarkan dalam tas dan pisau.

Bom digunakan untuk meledakkan gerbang kantor perdana menteri sebelum kemudian tersangka menyerang menggunakan pisau.

Baca juga: ISIS Rilis Poster Ancaman Serangan ke Inggris Jelang Natal

Penggagalan rencana teror tersebut diungkapkan Kepala MI5 Andrew Parker di hadapan kabinet Inggris. Dia juga mengungkapkan biro telah menggagalkan sembilan rencana serangan teror lainnya pada tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian Metropolitan telah menahan dua pria yakni Naa’imur Zakariyah Rahman (20) dari London utara dan Mohammed Aqib Imran (21) asal Birmingham.

Namun juru bicara kepolisian menolak mengonfirmasi keduanya ditahan terkait rencana penyerangan terhadap perdana menteri.

Pada kesempatan itu, Andrew Parker juga mengungkap fakta bahwa biro keamanan sebenarnya bisa mencegah aksi bom bunuh diri yang terjadi di Manchester pada Mei lalu.

Pelaku bom bunuh diri, Salman Abedi, yang menewaskan 22 orang lain saat meledakkan diri di luar arena konser Ariana Grande disebut telah masuk dalam radar MI5.

Di hadapan kabinet, Parker juga melaporkan masih adanya ancaman dari ISIS meskipun mereka telah kalah di Irak dan Suriah.

"Kekalahan ISIS di Irak dan Suriah tidak berarti ancaman telah berakhir. Melainkan menyebar ke daerah lain, termasuk salah satunya mencoba menyerang Inggris dan tempat lain melalui propaganda di media sosial," kata dia dikutip The Independent.

Baca juga: Ratusan Pejuang ISIS Dikabarkan Menuju Inggris dan Eropa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.