Terbunuh, Ini Sepak Terjang Mantan Diktator Yaman

Kompas.com - 05/12/2017, 08:22 WIB
Foto ini diambil pada 18 November 2006, memperlihatkan mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, tiba di Istana Elysee di Paris, Perancism untuk bertemu dengan mantan presiden Perancis, Jacques Chirac. (AFP/Patrick Kovarik)
Foto ini diambil pada 18 November 2006, memperlihatkan mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, tiba di Istana Elysee di Paris, Perancism untuk bertemu dengan mantan presiden Perancis, Jacques Chirac. (AFP/Patrick Kovarik)
|
EditorVeronika Yasinta


SANAA, KOMPAS.com — Mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, terbunuh pada Senin (4/12/2017) ketika terjadi bentrokan antara kelompok pemberontak Houthi dan loyalisnya.

Dilansir dari AFP, Saleh pernah memerintah Yaman selama lebih dari tiga dekade dengan tangan besinya, menjadikannya pemain kunci yang lama setelah pengunduran dirinya pada 2012.

Dia sangat ahli menavigasi politik Yaman yang kompleks. Dia bahkan selamat dari perang saudara, pemberontakan di utara, pemberontakan Al Qaeda di selatan, dan serangan bom pada Juni 2011 di istananya yang membuatnya terluka parah.

Pada 2014, dia bersekutu dengan mantan musuhnya, pemberontak Houthi dari utara Yaman, untuk membalas dendam kepada orang-orang yang memaksanya turun dari kekuasaan.

Baca juga: Presiden Yaman Minta Masyarakat Bersatu Lawan Kelompok Pemberontak

Tubuh besar dengan mata tajam dan kumis, Saleh merupakan orang paling kuat di Yaman.

Pada 2015, panel ahli PBB menuduhnya melakukan korupsi dengan uang yang terkumpul mencapai 60 miliar dollar Amerika Serikat, padahal Yaman mengalami kemiskinan selama 33 tahun kekuasaannya.

Saleh berasal dari minoritas Zaidi yang sama dengan Houthi. Dia bergabung dengan tentara pada usia 20 tahun dan mengambil bagian dalam kudeta 1962 terhadap pemimpin Yaman Zaidi.

Perang sipil enam tahun berikutnya berakhir dengan kemenangan bagi nasionalis yang didukung Mesir pada 1968, membentuk Republik Arab Yaman, yang juga dikenal sebagai Yaman Utara.

Baca juga: Mantan Presiden Yaman Dikabarkan Terbunuh dalam Pertempuran di Sana'a

Beberapa bulan sebelumnya, Yaman Selatan yang independen dibentuk menyusul penarikan Inggris, kemudian menjadi Republik Demokratik Rakyat Yaman yang dikuasai komunis.

Yaman Selatan menjadi satu-satunya negara komunis di Timur Tengah. Selanjutnya, negara itu bersatu dengan Yaman Utara pada 22 Mei 1990 untuk membentuk Republik Yaman.

Saleh tewas pada usia 75 tahun. Kematiannya akan mengubah jalan politik di Yaman, negara yang dicengkeram konflik selama tiga tahun terakhir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X