Korut: Provokasi AS-Korsel Bisa Mengakibatkan Perang Nuklir

Kompas.com - 04/12/2017, 14:18 WIB
Sebuah foto tanpa tanggal yang dirilis KCNA pada 3 Desember 2017 memperlihatkan pemimpin Korea Utara, Kim jong Un, mengunjungi pabrik produksi ban. KCNA VIA KNS/AFPSebuah foto tanpa tanggal yang dirilis KCNA pada 3 Desember 2017 memperlihatkan pemimpin Korea Utara, Kim jong Un, mengunjungi pabrik produksi ban.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) mengecam latihan militer gabungan yang dilakukan Amerika Serikat ( AS) dan Korea Selatan ( Korsel).

AS dan Korsel menggelar latihan dengan sandi "Vigilant Ace" di Semenanjung Korea mulai Senin (4/12/2017) hingga Jumat (8/12/2017).

Seperti dilansir kantor berita Yonhap, latihan itu melibatkan 230 jet tempur dari AS dan Korsel.

Termasuk 24 pesawat siluman milik AS. Antara lain enam F-22 Raptor, dan 18 F-35 Lightning II.

Latihan itu digelar sebagai respon uji coba rudal balistik antar-benua (ICBM), Hwasong-15, yang diluncurkan Korut Rabu pekan lalu (29/11/2017).

Baca juga : Rakyat Korut Rayakan Keberhasilan Peluncuran Misil Balistik Baru

Harian Partai Buruh Rodong Sinmun, seperti dikutip Sky News Minggu (3/12/2017) menulis, latihan gabungan AS-Korut merupakan bentuk provokasi terbuka.

"Perang nuklir bisa meletus kapan saja akibat aksi provokasi tak bertanggung jawab tersebut," ulas Rodong Sinmun.

Kecaman itu ditulis setelah pemimpin Korut, Kim Jong Un, mengunjungi pabrik pembuatan ban militer Minggu (3/12/2017).

Di depan para pekerja, Jong Un mengucapkan terima kasih atas kerja kerja mereka dalam memproduksi ban kendaraan pengangkut Hwasong-15.

"AS dan boneka militernya, Korsel, disarankan untuk tidak melakukan hal bodoh yang bisa menghancurkan diri mereka sendiri," lanjut Rodong Sinmun.

Penasihat Gedung Putih, HR McMaster berkata, ulasan dari Rodong Sinmun merupakan sumber kredibel mengenai langkah rezim Kim Jong Un menyikapi Vigilant Ace.

McMaster menyebut ulasan itu membuat AS semakin diburu waktu untuk segera mencari solusi pelucutan nuklir Korut.

"Ada banyak cara untuk menghentikan proyek nuklir Korut selain konflik senjata. Namun, saat ini kami semakin dikejar dengan waktu," papar McMaster.

Baca juga : Putus Pasokan Minyak Korea Utara, China Bakal Alami Hal Ini...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X