Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2017, 15:54 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

PESHAWAR, KOMPAS.com - Serangan kelompok pemberontak Taliban ke Institut Pelatihan Agrikultur Peshawar, Pakistan, menewaskan setidaknya sembilan orang.

Jurubicara Rumah Sakit Hayatabad, Ishrat Bibi, menyatakan menerima enam jenazah dan 18 korban luka.

"Dua di antara 18 korban luka berada dalam kondisi kritis," kata Bibi seperti dikutip kantor berita AFP Jumat (1/12/2017).

Baca juga : Taliban Serang Sekolah Pakistan Saat Maulid Nabi

Sementara di rumah sakit Kyber, jurubicaranya melaporkan ada tiga orang tewas dan tengah merawat 20 orang yang terluka.

Tiga yang merupakan pejuang Taliban menyerang institut itu saat peringatan Maulid Nabi.

Jurubicara Taliban wilayah Pakistan, Muhammad Khurasani menyatakan serbuan itu didasarkan laporan tempat tersebut merupakan markas dinas intelijen Pakistan (ISI).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.