Kim Jong Nam Diyakini Bawa Obat Penawar saat Diracun

Kompas.com - 01/12/2017, 15:24 WIB
Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un diberikan tewas di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (13/2/2017). AFP PHOTOKim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un diberikan tewas di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (13/2/2017).
|
EditorAgni Vidya Perdana

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, diyakini memiliki dan membawa obat penawar pada saat dirinya diracun di Bandara Internasional Kuala Lumpur, 13 Februari 2017.

Kim Jong Nam dipercaya membawa lusinan botol obat penawar racun di dalam tas yang dibawanya saat hari kejadian. Obat penawar yang bisa untuk menangkal racun syaraf yang menyebabkan kematiannya.

Ahli toksiologi Dr K Sharmilah kepada pengadilan yang dilangsungkan Rabu (29/11/2017) mengatakan, botol yang dibawa Kim Jong Nam berisi atropin yang bisa menjadi penawar untuk racun saraf VX maupun insektisida.


Baca juga: Video Pembunuhan Kim Jong Nam Ditayangkan di Ruang Sidang

Namun, Dr Sharmilah tidak dapat memastikan apakah botol tersebut sudah ditandai dalam bahasa Korea. Demikian dilaporkan kantor berita Bernama dan dikutip The Guardian.

Kim Jong Nam yang tinggal di Macau selama pengasingan, mengkritik pemerintahan dinasti yang dilakukan keluarganya.

Saudaranya, yang juga Presiden Korea Utara Kim Jong Un lantas mengeluarkan perintah eksekusi padanya. Setidaknya demikian yang dipercaya beberapa anggota parlemen Korea Selatan.

Kim Jong Nam kemudian terbunuh akibat racun saraf VX saat berada di bandara Kuala Lumpur. Tersangkanya adalah dua wanita yakni Siti Aisyah yang berkewarganegaraan Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam.

Pengacara kedua tersangka, mengatakan kliennya tidak mengetahui telah memaparkan racun pada Kim Jong Nam dan mengira sedang syuting sebuah acara realitas untuk program televisi.

Sementara Korea Utara membantah tuduhan terlibat dalam pembunuhan tersebut seperti yang dikatakan pejabat Korea Selatan.

Baca juga: Jalani Rekonstruksi, Dua Terdakwa Pembunuh Kim Jong Nam Kelelahan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X