Ayah Korban Pembunuhan Ledakkan Granat saat Persidangan di Ukraina

Kompas.com - 01/12/2017, 06:00 WIB
Foto-foto dari kepolisian Dnipro menunjukkan kondisi ruang persidangan di pengadilan Nikopol, Ukraina pasca-terjadinya ledakan granat. Kepolisian Dnipro via Express.co.ukFoto-foto dari kepolisian Dnipro menunjukkan kondisi ruang persidangan di pengadilan Nikopol, Ukraina pasca-terjadinya ledakan granat.
|
EditorAgni Vidya Perdana

KIEV, KOMPAS.com - Ledakan mengguncang gedung pengadilan di Nikopol di timur kota Dnipro, Kamis (30/11/2017) pagi.

Dilaporkan Kyiv Post, ledakan ditimbulkan dari dua buah granat yang dibawa seorang ayah yang anaknya menjadi korban pembunuhan.

Para tersangka sedang menjalani persidangan hari itu dan diduga menjadi sasaran peledakan.

Baca juga: Pemuda Ini Ditahan Usai Iseng Tembaki Jalanan di Ukraina

Sang ayah yang juga pelaku peledakan tewas di tempat kejadian serta menyebabkan tujuh orang lainnya terluka. Termasuk tiga terdakwa pembunuhan.

"Hari ini, pada tanggal 30 November pukul 11.20 di pengadilan Nikopol, saat persidangan kasus pembunuhan, ayah seorang korban menarik dua buah granat dan meledakkannya," kata kepolisian Dnipro dalam pernyataannya.

Korban meninggal akibat ledakan hanya pelaku. Sementara tiga terdakwa, dua petugas dan seorang pegawai pengadilan serta seorang warga sipil mengalami luka.

"Semua korban telah dibawa ke rumah sakit," kata polisi dikutip Express.co.uk.

Dari foto-foto ruang sidang tempat terjadinya ledakan tampak sejumlah kerusakan. Juga terlihat bercak darah dari luka terdakwa.

Baca juga: Mobil Putri Miliuner Ukraina Tabrak Kerumunan Orang, 6 Tewas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X