Kompas.com - 30/11/2017, 18:50 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BEIJING, KOMPAS.com - Pengadilan China menjatuhkan vonis mati kepada seorang pria yang merupakan penjarah makam kelas kakap.

Yao Yuzhong, seorang pria asal Kawasan Otonomi Mongolia Dalam, didakwa telah merusak situs kebudayaan maupun makam kuno, dan menjual relik berharganya sepanjang 30 tahun terakhir.

Dilansir situs berita China The Paper via AFP Kamis (30/11/2017), pengadilan menangguhkan hukuman matinya selama dua tahun ke depan.

"Kami tengah mengajukan banding. Jika dia berperilaku baik, maka hukumannya bisa dikurangi," kata pengacara Yao, Bi Baosheng.

Yao, yang hanya tamatan SD, memperoleh kemampuan untuk menjarah makam dari ayahnya. Usaha pertamanya dimulai di sebelah timur laut Provinsi Liaoning.

Baca juga : Arkeolog Temukan Makam Ahli Emas Kerajaan Mesir Kuno

Kemampuannya terasah tatkala Yao beroperasi di situs pekuburan Kebudayaan Hongshan.

Pemakaman itu menuntut seorang penjarah untuk mempunyai observasi pada makam yang dianggap menyimpan barang berharga, dan kemampuan menggali mumpuni.

The Paper melansir, segera saja Yao mendapat julukan sebagai Ahli Penjarah Makam. "Yang terbaik di seluruh timur laut China," demikian laporan situs berita itu.

Pada 2015, Yao diduga menjadi penguasa 225 orang penjarah makam yang ditangkap pada 2015.

Dinas Administrasi Warisan Kebudayaan China mencatat pada 2016, terdapat 103 kasus penjarahan makam maupun situs kebudayaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.