PBB Didesak Gelar Pertemuan Bahas "Negara Nuklir" Korea Utara

Kompas.com - 29/11/2017, 20:10 WIB
Seorang pejalan kaki melewati televisi yang menayangkan gambar pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di jalanan Tokyo, Jepang. Kim Jong Un menyebut kesuksesan Korea Utara meluncurkan Hwasong-15 telah membuat mereka sebagai negara nuklir sejajar dengan Amerika Serikat maupun Rusia. (29/11/2017) KAZUHIRO NOGI/AFPSeorang pejalan kaki melewati televisi yang menayangkan gambar pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di jalanan Tokyo, Jepang. Kim Jong Un menyebut kesuksesan Korea Utara meluncurkan Hwasong-15 telah membuat mereka sebagai negara nuklir sejajar dengan Amerika Serikat maupun Rusia. (29/11/2017)
|
EditorAgni Vidya Perdana

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat dan Jepang bertindak cepat dengan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar pertemuan membahas peluncuran misil balistik antar-benua (ICBM) Korea Utara.

Pyongyang telah kembali melakukan uji coba misil balistik pada Rabu (29/11/2017) pagi waktu setempat.

Misil yang diberi nama Hwasong-15 oleh Korea Utara tersebut diklaim Korea Utara sebagai misil yang bisa menjangkau seluruh wilayah di AS.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pun kemudian mendeklarasikan negaranya sebagai negara berkekuatan nuklir.

Baca juga: Kim Jong Un: Kami Telah Layak Disebut Negara Nuklir

"Saat ini, kita mengukir sejarah karena telah sepenuhnya menjadi negara nuklir," kata Kim Jong Un dengan bangga dilansir dari kantor berita KCNA.

Segera setelah pernyataan itu, AS dan Jepang mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menggelar pertemuan, yang kemudian segera menjadwalkan diskusi seputar sanksi yang akan diberikan kepada Pyongyang.

Korea Utara saat ini masih dalam sanksi PBB sejak 2006 atas program persenjataan nuklir dan misil balistiknya.

Dewan Keamanan mengenakan sanksi ketat kepada Korea Utara untuk suplai minyak bumi dan gas pada awal September lalu.

Selanjutnya pada akhir November, dewan mengeluarkan sanksi untuk ekspor batubara, besi, timbal, tekstil dan hasil laut.

Baca juga: Setelah 2 Bulan Absen, Korea Utara Kembali Luncurkan Misilnya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X