Kompas.com - 28/11/2017, 14:32 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ucapan rasis ketika menerima pejuang veteran dari suku Indian Navajo.

Senin (27/11/2017), Trump menerima tiga pejuang veteran Navajo yang dikenal ahli dalam sandi perang di Gedung Putih.

Berkat sandi tersebut, AS memperoleh kemenangan dalam Perang Dunia I dan II.

Dilansir Sky News, Trump memuji veteran Navajo sebagai "orang-orang spesial" dan jasa mereka terhadap AS sangat luar biasa.

"Anda tahu, kami memiliki anggota Kongres di sini beberapa tahun lalu. Mereka menyebutnya Pocahontas. Namun, saya tetap menyukai Anda. Anda sangatlah spesial," kata Trump.

Ucapan Trump merujuk kepada Senator Elizabeth Warren yang berasal dari Partai Demokrat.

Baca juga: Pengemudi Van Nekat Cegat Konvoi Mobil Presiden Donald Trump

Adapun Pocahontas adalah putri Indian dari suku Powhatan yang menyelematkan koloni Inggris dari serangan sang ayah saat 1607.

Penyebutan "Pocahontas" merupakan bentuk sindiran Trump kepada Warren.

Sebab, saat melakoni kampanye pemilihan anggota Senat dari Massachusetts 2013, Warren menyebut dia memiliki darah suku Indian.

Pada pemilu presiden 2016, Trump berkata Warren tidak bisa membuktikan dirinya bahwa dia memiliki garis keturunan Indian.

Halaman:
Sumber Sky
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.