Kompas.com - 27/11/2017, 15:16 WIB
|
EditorVeronika Yasinta

Paus akan singgah di Myanmar selama empat hari, mencoba menekan Myanmar untuk menghentikan aksi kekerasan terhadap etnis minoritas, yang disebut Paus sebagai saudara di setiap doa yang dipanjatkannya.

Paus Fransiskus akan bertemu dengan pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi. Pria berusia 80 tahun itu juga bakal mengadakan pembicaraan dengan panglima militer Myanmar Min Aung Hlaing.

Baca juga : Paus Fransiskus Lelang Lamborghini yang Dihadiahkan Untuknya

Kunjungan Fransiskus juga menjadi kesempatan bersejarah bagi umat Katolik Myanmar untuk bertemu dengan kepala gereja mereka.

Sekitar 700.000 warga Myanmar atau 1 persen dari total 51 juta penduduk merupakan penganut Katolik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.