Kompas.com - 27/11/2017, 08:35 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji akan mereformasi aturan untuk melindungi perempuan dari kekerasan fisik dan seksual.

Undang-undang itu akan diterbitkan oleh pemerintah Turki dalam beberapa bulan ke depan.

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (26/11/2017), pernyataan Erdogan tersebut terlontar pada acara Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan Sedunia, di hadapan masyarakat luas.

Dia menyebut kekerasan terhadap perempuan merupakan tindakan penghianatan terhadap kemanusiaan.

"Siapapun yang terlibat dalam tindakan penghianatan semacam ini harus dihukum," katanya.

Baca juga : Turki Larang Kegiatan LGBT di Ankara

Erdogan juga menggarisbawahi pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Jika tidak ada perempuan, setengah populasi kita akan hilang. Masyarakat tanpa kehadiran perempuan ditakdirkan untuk binasa," tambahnya.

Menurutnya, Kementerian Masyarakat dan Kebijakan Sosial Turki sedang menyelidiki 20.000 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Seperti diketahui, dalam laporan PBB menyebutkan sepertiga perempuan di dunia pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual selama hidupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Jazeera


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.