Kompas.com - 24/11/2017, 12:16 WIB
Kepolisian Jepang menemukan 8 nelayan asal Korea Utara yang mengalami kerusakan kapal, di pesisir barat laut Jepang, di dekat perairan Akita, pada Jumat (24/11/2017). (NST) Kepolisian Jepang menemukan 8 nelayan asal Korea Utara yang mengalami kerusakan kapal, di pesisir barat laut Jepang, di dekat perairan Akita, pada Jumat (24/11/2017). (NST)
|
EditorVeronika Yasinta

TOKYO, KOMPAS.com - Kepolisian Jepang menemukan 8 nelayan asal Korea Utara yang mengalami kerusakan kapal, di pesisir barat laut Jepang, di dekat perairan Akita, pada Jumat (24/11/2017).

Namun, petugas memilih untuk menahan 8 pria itu, setelah seorang penduduk Yurihonjo, sebuah kota di Akita, pernah melapor ke polisi tentang keberadaan seseorang tanpa kewarganegaraan yang jelas berada di sekitar rumahnya.

Para nelayan itu menggunakan kapal kayu untuk melaut, dengan jaring untuk menarik ikan dan cumi-cumi.

Laman NST mewartakan, Ketua Komisi Keselamatan Publik Nasional Jepang, Hachiro Okonogi mengatakan, 8 nelayan tersebut mengaku mengalami masalah mekanik di mesin kapalnya.

Baca juga : Jepang Temukan 3 dari 12 Nelayan Korut yang Hilang Telah Tewas

"Kedelapan orang itu melaporkan, bahwa mereka berasal dari Korea Utara untuk memancing, namun hanyut ke sana setelah kapal mereka mengalami masalah mekanik," katanya.

Polisi setempat memperoleh laporan pada Jumat dini hari tentang keberadaan mereka.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari Japan Today, dalam konferensi pers, Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga menduga kemungkinan para pria itu merupakan mata-mata telah dipecat.

Saat ini, Pemerintah Jepang sedang mempelajari rencana untuk mengatasi potensi masuknya puluhan ribu orang dari Korea Utara yang masuk ke wilayahnya.

Pemerintah mencoba untuk menyingkirkan para mata-mata dan teroris yang kemungkinan berada di antara mereka.

Baca juga : 12 Nelayan Korea Utara Hilang di Laut Jepang

Pekan lalu, sebuah kapal nelayan berawak 15 orang asal Korea Utara terbalik di perairan Jepang.

Tiga orang dilaporkan berhasil diselamatkan dan telah kembali ke Korea Utara. Namun, 12 lainnya masih hilang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X