Kompas.com - 23/11/2017, 20:30 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

BAGHDAD, KOMPAS.com - Saluran propaganda ISIS secara misterius menghilang selama satu hari pada Rabu (22/11/2017) hingga Kamis (23/11/2017). Hal yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

ISIS paling sering menggunakan aplikasi pesan Telegram untuk menyiarkan kabar terbaru secara harian, baik mengenai operasi militer atau klaim serangan.

Namun pada Rabu (22/11/2017) pukul 9 pagi hingga Kamis (23/11/2017) pukul 10.00 tidak ada pembaruan apapun dari kelompok teroris itu.

Baca juga: ISIS Kehilangan Kendali di Irak

Peneliti senior dari Pusat Internasional Studi Radikalisasi dan Kekerasan Politik Charlie Winter mengatakan hal itu belum pernah terjadi sebelumnya.

"Perlambatan produksi media ISIS sangat jelas terlihat dalam beberapa minggu terakhir," kata Winter.

"Tapi belum pernah benar-benar diam selama 24 jam," ujarnya kepada AFP.

Melalui saluran Telegram ISIS biasa mengirim lebih dari selusin pesan setiap hari.

Mulai dari siaran radio multi-bahasa terkait situasi medan perang hingga gambaran kehidupan anggotanya.

Pada Rabu (22/11/2017), saluran tersebut mengirim siaran singkat selama 30 menit sebelum kemudian menghilang sehari penuh.

Saluran tersebut baru kembali keesokan harinya dengan menyiarkan segmen radio dalam bahasa Arab selama empat menit tentang operasi di Suriah dan Irak.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Serukan Berakhirnya ISIS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.