Keluarga Jurnalis Malta yang Tewas Layangkan Gugatan Hukum kepada Polisi

Kompas.com - 23/11/2017, 15:57 WIB
Foto Daphne Caruana Galizia, jurnalis Malta yang tewas akibat bom mobil 16 Oktober Matthew Mirabelli/AFPFoto Daphne Caruana Galizia, jurnalis Malta yang tewas akibat bom mobil 16 Oktober
|
EditorArdi Priyatno Utomo

VALLETTA, KOMPAS.com - Keluarga jurnalis Malta yang tewas karena ledakan mobil, Daphne Caruana Galizia, melayangkan gugatan terhadap kepolisian Malta.

Dalam materi gugatan yang dibuat Rabu (22/11/2017), mereka menganggap investigasi mengungkap kematian Galizia sudah tidak memihak.

Keluarga Galizia mendesak agar pengadilan bisa mencopot Wakil Komisaris Polisi Silvio Valletta dicopot dari jabatannya sebagai ketua tim investigasi.

Dilansir Malta Today, mereka menduga terdapat konflik kepentingan dalam investigasi ini.


Sebab, Valletta adalah suami dari Justyne Caruana, Menteri Pulau Gozo. Selain itu, Valletta merupakan anggota dari Unit Intelijen dan Analisis Finansial (FIAU).

Baca juga : Jurnalis Pengkritik PM Malta, Tewas Setelah Mobilnya Diledakkan

FIAU menjadi sasaran kritik Galizia dalam blog-nya karena bersikap lambat untuk menyelidiki pemerintahan Malta yang terlibat dalam skandal Panama Papers.

Dua pengacara yang ditunjuk keluarga Galizia, Jason Azzopardi dan Therese Commodini Cachia berkata, Valletta dianggap sengaja menutupi istrinya dan anggota kabinet Malta yang lain saat skandal Dokumen Panama.

"Keterlibatannya dalam investigasi akan mencederai keadilan," demikian pernyataan kedua pengacara tersebut dikutip Malta Independent.

Sebelumnya, anak Galizia, Matthew, menulis di Facebook 19 Oktober lalu bahwa pemerintah Malta sengaja tidak mengusut insiden yang menimpa ibunya.

"Mereka yang mengecewakan Ibu saat hidup, kembali mengecewakannya ketika dia meninggal," kata Matthew.

Galizia (53), tewas di dekat kediamannya di Kota Bidnija, sisi utama Malta pada 16 Oktober.

Jurnalis ternama Malta tersebut tewas akibat bom yang terpasang di mobilnya.

Ledakan tersebut begitu dahsyat hingga menghancurkan mobil Galizia hingga menjadi kepingan-kepingan kecil serta melontarkan tubuh sang jurnalis hingga ke sebuah lahan kosong tak jauh dari lokasi ledakan

Baca juga : Tentara India Tembak Mati Seorang Jurnalis

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X