Kompas.com - 23/11/2017, 11:10 WIB
Puluhan ribu masyarakat Zimbabwe berkumpul di Harare dalam demonstrasi besar-besaran dalam rangka mendesak Presiden Robert Mugabe mundur dari jabatannya (18/11/2017) AFPPuluhan ribu masyarakat Zimbabwe berkumpul di Harare dalam demonstrasi besar-besaran dalam rangka mendesak Presiden Robert Mugabe mundur dari jabatannya (18/11/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

HARARE, KOMPAS.com - Selama tiga generasi terakhir, keluarga Olivia Mshunga hanya menanam kacang tanah di tanah berpasir di Domboshava, Zimbabwe.

Karena itu, ketika Robert Mugabe lengser Selasa (21/11/2017), dia mempunyai harapan besar terhadap suksesornya, Emmerson Mnangagwa.

"Tak ada uang. Tak ada pekerjaan. Hidup kami susah. Yang kami inginkan hanyalah merubah hidup," kata Mshunga kepada Sky News Rabu (22/11/2017).

Tetangga Mshunga, Viola Shamuyarira juga berharap hal yang sama.

Shamuyarira ingin memiliki cukup uang untuk membeli kursi roda bagi putrinya yang berusia 18 tahun, Yardley Shamuyarira.

Baca juga : Mugabe Mundur, Rakyat Inginkan Reformasi Total di Zimbabwe

Harapannya, Yardley bisa bekerja secara mandiri sebagai penjahit.

Tidak hanya kalangan menengah ke bawah, menengah atas juga mempunyai keinginan agar usaha mereka bisa lebih baik.

Seperti Justin Chingore, penyedia transportasi bagi penambang nikel.

Saat ini, tenaga kerjanya tinggal 12 orang dari sebelumnya berjumlah 40 orang.

"Kami ingin presiden baru kami bisa mendatangkan investor asing agar menggairahkan ekonomi," beber Chingore.

Dalam konferensi pers, Mnangagwa yang tiba di Harare sejak Rabu menjanjikan lapangan pekerjaan yang besar bagi rakyat Zimbabwe.

"Saya berjanji akan bekerja sebagai pelayan Anda. Tidak ada yang lebih penting dari sesamanya. Kita semua adalah bangsa Zimbabwe!" kata Mnangagwa.

Mnangagwa akan disumpah sebagai presiden Jumat (24/11/2017).

Baca juga : Emmerson Mnangagwa Disumpah Jadi Presiden Zimbabwe Jumat

Baca tentang


Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X