Perusahaan Italia Jual Rumah yang Bisa Didirikan dalam 6 Jam - Kompas.com

Perusahaan Italia Jual Rumah yang Bisa Didirikan dalam 6 Jam

Kompas.com - 22/11/2017, 18:44 WIB
Konsep rumah yang dikembangkan di Italia ini merupakan rumah yang bisa dibangun dan dirubuhkan hanya dalam hitungan jam.MA Di Home/Daily Mail Konsep rumah yang dikembangkan di Italia ini merupakan rumah yang bisa dibangun dan dirubuhkan hanya dalam hitungan jam.

ROMA, KOMPAS.com - Sebuah inovasi terbaru yang sedang dikembangkan di Italia ini bisa jadi akan menyelesaikan masalah permukiman di masa depan.

Sebuah perusahaan Italia mengembankan sebuah rumah siap pakai yang disebut MA Di Home. Rumah siap pakai ini dijual dengan harga mulai 28.000 euro atau sekitar Rp 445 juta.

Mengapa disebut siap pakai? Sebab rumah ini bisa dibongkar dan dipasang kembali hanya dalam waktu enam jam dan bisa dibangun hampir di semua tempat.

Hanya dibutuhkan tiga orang untuk mendirikan rumah ini dalam waktu enam hingga tujuh jam. Hebatnya, rumah ini bisa dibangun hampir di mana saja tanpa perlu membangun pondasi terlebih dahulu.

Baca juga : Bagaimana Anda Membangun Rumah Mungil Impian?

Kelebihan lain adalah,  jika pemilik ingin pindah maka rumah ini tinggal "diruntuhkan", dilipat lalu diangkut ke tempat baru.

Perusahaan ini menjual rumah seluas 26 meter persegi dengan harga Rp 445 juta dan rumah seluas 83 meter persegi dengan harga Rp 980 juta.

Semua model rumah yang dijual perusahaan ini sudah dilengkapi kamar mandi, dapur, dan instalasi listrik. Bagi yang berminat, rumah pesanan bisa dikirim dalam waktu 60 hari setelah rancangan akhir disepakati.

Bagaimana proses pembuatan rumah enam jam ini? Silakan saksikan di video berikut:

 

 

 


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Nasional
Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Megapolitan
Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Nasional
Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

Megapolitan
Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Nasional
Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Regional
Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Internasional
Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Nasional
Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Regional
5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Nasional
Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

Megapolitan
Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Megapolitan
Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

Sidang Dokter Bimanesh Sutarjo Akan Hadirkan Setya Novanto

Nasional
Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Indonesia 112 Orang

Regional

Close Ads X