Mengamuk dan Memaki Hakim, Ratko Mladic Dikeluarkan dari Ruang Sidang

Kompas.com - 22/11/2017, 18:18 WIB
Keluarga dan kerabat korban pembantaian Srebrenica berunjuk rasa di luar gedung Pengadilan Kriminal Internasional (ICT) di Den Haag, Belanda, Rabu (22/11/2017), di saat mantan panglima militer Serbia Bosnia Ratko Mladic menjalani sidang.JOHN THYS / AFP Keluarga dan kerabat korban pembantaian Srebrenica berunjuk rasa di luar gedung Pengadilan Kriminal Internasional (ICT) di Den Haag, Belanda, Rabu (22/11/2017), di saat mantan panglima militer Serbia Bosnia Ratko Mladic menjalani sidang.

DEN HAAG, KOMPAS.com - Mantan panglima militer Serbia Bosnia Ratko Mladic dikeluarkan dari ruang sidang setelah berteriak dan menyebut para hakim berbohong, Rabu (22/11/2017).

Hakim yang bertugas Alphons Orie kemudian memerintahkan petugas keamanan mengeluarkan Mladic dari ruang sidang.

Sebelumnya hakim menolak permintaan pengacara untuk menunda sidang karena tekanan darah Mladic meningkat.

"Mereka berbohong, kamu berbohong. Saya merasa tidak nyaman," teriak Mladic yang menolak untuk duduk sebelum dikeluarkan petugas.

Baca juga : Si Jagal Bosnia Menunggu Vonis

Kemarahannya memuncak setelah hakim menolak menunda pembacaan putusan dalam sidang di Pengadilan Kriminal Internasional (ICT) itu.

Mladic dijerat 11 dakwaan terkait genosida dan kejahatan perang dalam Perang Balkan yang berkecamuk pada 1990-an.

Setelah Mladic meminta jeda selama 45 menit, kuasa hukumnya Dragan Ivetic kembali mengatakan kepada hakim bahwa tekanan dari Mladic meningkat setelah tiga kali diperiksa perawat.

"Menurut organisasi kesehatan AS dan Inggris, kondisi ini berarti Mladic dalam krisis hipertensi dan melanjutkan sidang bisa berakibat fatal," kata Ivetic.

Namun, para hakim menolak permintaan kuasa hukum ini dan tetap melanjutkan sidang.

Baca juga : Genosida di Srebrenica: Tentara Belanda Biarkan 300 Muslim Dibantai


EditorErvan Hardoko
SumberAFP

Terkini Lainnya


Close Ads X