Mugabe Mundur, Rakyat Inginkan Reformasi Total di Zimbabwe

Kompas.com - 22/11/2017, 10:10 WIB
Warga Zimbabwe bersukacita menyambut pengunduran diri Robert Mugabe dari kursi kepresidenan Zimbabwe, Selasa (21/11/2017). (AFP/Mujahid Safodien)
Warga Zimbabwe bersukacita menyambut pengunduran diri Robert Mugabe dari kursi kepresidenan Zimbabwe, Selasa (21/11/2017). (AFP/Mujahid Safodien)
|
EditorVeronika Yasinta


HARARE, KOMPAS.com - Suara klakson mobil dan teriakan keramaian menghiasi suasana jalanan  dengan bendera nasional yang berkibar di ibu kota Zimbabwe, Harare.

Sukacita itu seketika menggelegar ketika Robert Mugabe mengundurkan diri pada Selasa (21/11/2017). setelah berkuasa selama 37 tahun.

Dilansir dari AFP, pengumuman undur diri Mugabe dari kursi presiden terjadi, setelah mendapat tekanan selama berhari-hari.

"Kami sangat bahagia dan akhirnya akan terjadi perubahan di negara ini," kata seorang warga Zimbabwe, Togo Ndhlalambi.

"Kami bangun setiap pagi untuk menanti datangnya hari ini," tambahnya.

Baca juga : Ini Isi Surat Pengunduran Diri Mugabe dari Kursi Presiden Zimbabwe

Seorang warga lainnya, Tinashe Chakanetsa memperlihatkan kebahagiaan dan berharap Zimbabwe akan dipimpin oleh rakyat, bukan hanya satu orang.

"Kami butuh pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Saya berharap bisa mendapatkan pekerjaan setelah ekonomi pulih," ucapnya.

AFP Robert Mugabe
Di kota itu, para pria menari, perempuan bernyanyi, dan banyak yang terlihat menangis sambil mengibarkan bendera nasional.

Ada juga yang memuji Jenderal Constantino Chiwenga atas aksinya memimpin militer untuk mengambilalih kekuasaan, setelah krisis berkepanjangan melanda negara tersebut.

"Sejak sekarang, kami tidak akan melihat lansia tidur mengantre di luar bank, dan orang-orang tidak akan melarat setelah lulus kuliah," kata seorang warga, Yeukai Magwari.

Baca juga : Reaksi Dunia Sambut Pengunduran Diri Mugabe

Seorang warga lainnya, Leah Macharaga yang lahir pada 1980, tepat ketika Mugabe menjadi pemimpin negara itu, mengatakan "Aku benci pria itu".

Berikutnya, perhatian mereka digiring pada ketidakpastian pengganti Mugabe, dan dipastikan mantan wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa melenggang duduk di kursi presiden.

"Pengunduran diri Mugabe harus diikuti juga dengan pengunduran diri semua orang yang pernah bersamanya memimpin negara ini," kata Munyaradzi Chihota, seorang pelaku bisnis di Harare.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X