Ini Isi Surat Pengunduran Diri Mugabe dari Kursi Presiden Zimbabwe

Kompas.com - 22/11/2017, 08:32 WIB
Juru Bicara Parlemen Zimbabwe, Jacob Mudenda, mengumumkan pengunduran diri Robert Mugabe sebagai Presiden Zimbabwe, di Harare, pada 21 November 2017. (AFP/Jekesai Njikizana)
Juru Bicara Parlemen Zimbabwe, Jacob Mudenda, mengumumkan pengunduran diri Robert Mugabe sebagai Presiden Zimbabwe, di Harare, pada 21 November 2017. (AFP/Jekesai Njikizana)
|
EditorVeronika Yasinta


HARARE, KOMPAS.com - Rakyat Zimbabwe menyambut gembira ketika juru bicara parlemen Zimbabwe, Jacob Mudenda, membacakan surat pengunduran diri Robert Mugabe, yang mengakhiri masa pemerintahannya selama 37 tahun.

Pengumuman tersebut dilakukan pada Selasa (21/11/2017) waktu setempat, ketika parlemen sedang merencanakan pemakzulan presiden berusia 93 tahun tersebut.

Baca juga : Reaksi Dunia Sambut Pengunduran Diri Mugabe 

AFP Zimbabwe
Berikut isi surat pengunduran diri Mugabe, seperti yang dibacakan Mudenda:

Pemberitahuan pengunduran diri sebagai Presiden Republik Zimbabwe
Dalam ketentuan Pasal 96, Sub-Bab 1, Konstitusi Zimbabwe, Amandemen nomor 20 tahun 2013.

Melanjutkan komunikasi lisan saya dengan Ketua Majelis Nasional, Jacob Mudenda pada pukul 13.53, 21 November 2017, mengisyaratkan niat saya untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Republik Zimbabwe.

Saya, Robert Gabriel Mugabe, sesuai Pasal 96, Sub-Bab 1 Konstitusi Zimbabwe, dengan ini secara resmi mengajukan pengunduran diri saya sebagai Presiden Republik Zimbabwe dengan segera.

Keputusan untuk mengundurkan diri ini saya lakukan secara sukarela dan muncul dari keprihatinan saya atas kesejahteraan rakyat Zimbabwe, serta keinginan saya untuk memastikan peralihan kekuasaan yang mulus, damai, dan tanpa kekerasan sehingga mewujudkan keamanan nasional, perdamaian, dan stabilitas.

Mohon untuk memberi pemberitahuan ini kepada publik atas pengunduran diri saya sesegera mungkin, seperti yang ditulis dalam Pasal 96, Sub-Bab 1 Konstitusi Zimbabwe.

Salam sejahtera,

Robert Gabriel Mugabe, Presiden Republik Zimbabwe.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X