Polisi Jerman Tangkap 6 Pengungsi Suriah yang Diduga Rencanakan Teror

Kompas.com - 21/11/2017, 18:53 WIB
Polisi Jerman.Thinkstock Polisi Jerman.

BERLIN, KOMPAS.com - Kepolisian Jerman, Selasa (21/11/2017), menangkap enam pengungsi Suriah yang diduga tengah mempersiapkan serangan teror atas nama ISIS.

Para tersangka, berusia 20-28 tahun, ditangkap dalam sebuah penggerebekan pada dini hari yang melibatkan 500 orang petugas polisi di kawasan permukiman kota Kassel, Essen, Hannover, dan Leipzig.

"Para tersangka merupakan anggota kelompok teroris asing yang menamakan diri Negara Islam," demikian kata juru bicara kantor kejaksaan Frankfurt, Christian Hartwig.

"Para tersangka diduga tengah mempersiapkan serangan dengan sasaran lokasi publik di Jerman dengan menggunakan senjata atau bahan peledak," tambah Hartwig.

Baca juga : Polisi Jerman Tangkap Pria Suriah Terkait Rencana Teror Bom

Para penyidik yakin keenam tersangka belum sempat menyelesaikan rencana serangan yang mereka buat.

Keenam tersangka tiba di Jerman antara Desember 2014 hingga September 2015 di puncak krisis imigran Eropa.

Sejauh ini penyidik belum memberikan keterangan lebih banyak soal kasus tersebut dengan alasan penyelidikan masih berlangsung.

Aparat keamanan Jerman berada dalam kewaspadaan tinggi menghadapi ancaman teror ISIS khususnya setelah serangan truk di Berlin pada Desember tahun lalu yang menewaskan 12 orang.

Bulan lalu, polisi menangkap remaja Suriah berusia 19 tahun yang diduga mempersiapkan serangan teror dengan menggunakan bahan peledak.

Para petugas keamanan domestik memperkirakan terdapat 10.000 anggota kelompok Islam radikal di Jerman dan 1.600 orang di antara mereka memiliki kemampuan untuk membuat kekerasan.

Baca juga : Polisi Jerman Gerebek Organisasi yang Akan Serang Pengungsi dan Yahudi



EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional

Close Ads X